Kerupuk Klenteng Bojonegoro, Tetap Eksis Kini Manfaatkan Medsos untuk Pemasaran
Siapa yang tak kenal kerupuk? kuliner lezat dan gurih, yang dikonsumsi oleh semua kalangan dari Pejabat hingga rakyat menengah atas dan bawah.
Siapa yang tak kenal kerupuk? kuliner lezat dan gurih, yang dikonsumsi oleh semua kalangan dari Pejabat hingga rakyat menengah atas dan bawah.
Memasuki musim tanam padi yang dimulai sejak Oktober 2021, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro memastikan stok pupuk bersubsidi aman. Sehingga petani diminta tidak khawatir.
Buah Alpukat Wina dari Bojonegoro yang pernah viral dipromosikan oleh Ibu Gubernur Jatim. Kini banyak menjadi sorotan publik akibat ukurannya yang jumbo dan rasanya yang manis.
Potensi kulit sapi tidak hanya dapat dimanfaatkan menjadi kerajinan saja, namun bisa disulap menjadi makanan seperti halnya kerupuk rambak. Bahkan pembuat kerupuk rambak di Bojonegoro kebanjiran order, karena banyak diminati konsumen dari luar daerah Bojonegoro.
Potensi limbah ternak maupun rumah tangga di perdesaan sangat melimpah dan bisa dimanfaatkan. Melihat potensi ini, warga Desa Purwoasri, Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro dilatih pembuatan pupuk organik.
Pandemi Covid-19 telah mengubah banyak lini usaha. Dulu, para karyawan setiap hari berangkat berkerja menuju ke kantor, namun pada masa pandemi sekarang, orang lebih banyak bekerja dari rumah.
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, menyemangati petani muda agar semakin produktif. Hak itu ditunjukan dengan diadakannya pelatihan pembuatan pupuk organik.
Pusat Inkubasi Bisnis (PIB) melatih petani di Gayam untuk mengembangkan produksi Pupuk Organik Cair (POC) Bioslurry. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula PIB Bojonegoro dalam Program Dukungan Asosiasi Usaha Masyarakat yang difasilitasi oleh ExxonMobil Cepu Limited, Jumat, (18/6/2021).
Pupuk Indonesia bersama anggota holdingnya, Petrokimia Gresik, menggelar sarasehan dan Demonstration Plot (Demplot) pemupukan berimbang menggunakan pupuk organik cair subsidi baru, yaitu Phonska OCA, di Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (30/3/2021).
Pupuk kompos atau pupuk padat organik memang tidak sepopuler pupuk kimia yang beredar di pasaran. Permasalahan yang sering terjadi adalah minimnya warga yang memanfaatkan dengan benar pupuk organik dari kotoran hewan ternak.