Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi, Kamis (28/32019) sore, di wilayah Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoor, Jawa Timur, menyebabkan beberapa pohon dan rumah warga rusak. Tepatnya di empat desa yakni Sumengko, Brenggolo, Mlaten dan Desa Talok.
Beberapa wanita ingin kulitnya putih dan cerah. Tak heran jika masih banyak wanita yang menggunakan produk pencerah atau pemutih kulit, supaya kulitnya terlihat lebih cerah.
Usaha bawang putih milik Dwi Mita Fitriana (30) yang berada di Dusun Ngrakas, Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno, setiap harinya dapat meraup untung Rp50 Juta.
Jalan berlubang di Jalan Lisman, tepatnya depan Taman Mliwis Putih Campurejo , Kecamatan Kota Bojonegoro, membuat khawatir para pengguna jalan yang sering melewati jalan tersebut.
Selama 2018 ini setidaknya telah terjadi 68 kali musibah angin puting beliung di Kabupaten Bojonegoro. Dari semua itu kerugiaannya mencapai Rp588.050.000.
Musibah yang ditimbulkan angin puting beliung di Kabupaten Bojonegoro masih perlu diwaspadai. Pasalnya di tahun 2018 ini, setidaknya ada 59 desa di 22 kecamatan pernah dihampiri angin ribut tersebut.
Akibat hujan lebat yang disertai angin kencang, yang terjadi pada sore ini, Sabtu (3/11/2018), sekitar pukul 16.00 Wib. Bangunan rumah yang masih dalam proses pembangunan tiba-tiba ambruk.
Hujan dan angin kencang melanda beberapa wilayah Kabupaten Bojonegoro, antara lain Kecamatan Gayam, Purwosari dan Padangan. Akibatnya pohon tumbang terjadi di dua titik yakni Desa Ngraho Kecamatan Gayam dan Desa Cendono Kecamatan Padangan, selain itu tower milik Kantor Catatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Bojonegoro yang berada di kantor Kecamatan Padangan juga roboh. Di Kecamatan Purwosari dampaknya rumah warga dan pagar salah satu SD roboh. Di Gayam pohon tumbang juga menimpa kabel listrik yang mengakibatkan gardu meledak. Di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander, angin kencang merusak genting rumah warga dan juga atap galvalum pabrik bata ringan amblas terbawa angin beberapa meter.