Skip to main content

Category : Tag: Ra


Banyak Pilihan Sekolah, SDN Kurang Diminati?

Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro, mengakui bahwa siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) saat ini mengalami penurunan, hal tersebut dipicu karena banyak masyarakat sekarang lebih memilih menyekolahkan anaknya ke sekolah yang mempunyai fasilitas yang lebih.

Pasca Insiden di Sumur SGT 01 Operasi Kembali Berjalan

Kegiatan operasi pengeboran Sumur SGT-01 dari KSO Trembul kembali berjalan pasca insiden penembakan yang terjadi pada hari Selasa (10/10) di Dukuh Canggah, Desa Trembul, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora.

SK DPC Gerindra Baru

Agendakan Konsolidasi, Jaga Stabilitas Partai

Pasca turunnya Surat Keputuasan (SK) kepengurusan DPC Gerindra Kabupaten Bojonegoro, pengurus baru akan mengagendakan konsolidasi. Selain persiapan Pilkada 2018, partai berlambang garuda itu berkomitmen menjaga stabilitas partai.

2017, 8 Ribu Pernikahan, Kemenag Masih Kurang Penghulu

Dari 27 Kantor Urusan Agama (KUA) yang ada di Kabupaten Bojonegoro, hanya ada 22 penghulu atau petugas pencatat nikah, sehingga beberapa KUA menggunakan tenaga Jabatan Fungsional Umum (JFU) atau staf KUA untuk membantu kekosongan.

UN Tahap II Paket B dan C Berbasis Komputer?

Ujian Nasional tahap ke-II kesetaraan paket B dan C akan dilaksanakan selama 3 hari, tanggal 13 hingga 15 Oktober 2017 mendatang, dan diikuti sebanyak 68 peserta.

Perabot Rumah yang Bisa Jadi Sumber Penyakit

Penularan penyakit bisa berasal dari mana saja, tapi penyebab tersering sebenarnya ada di sekitar kita, terutama di rumah. Beberapa perabotan rumah yang dipakai sehari-hari merupakan tempat penyimpan kuman.

Pilkada Bojonegoro 2018

Setyo Hartono Belum Tahu Rekom Gerindra

Kepengurusan DPC Partai Gerindra Bojonegoro yang telah berganti, membuat kebijakan internal juga bisa berubah. Termasuk penjaringan bakal calon bupati (Bacabup)/bakal calon wakil bupati (Bacawabup) untuk Pilkada tahun 2018.

Kekerasan Terharap Pers

Wartawan MetroTV Dianiaya Lalu Diarak Satpol PP dan Polisi di Banyumas

Darbe Tyas, wartawan MetroTV yang tengah meliput unjuk rasa penolakan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Baturraden di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, menjadi korban kekerasan. Saat itu petugas Satpol PP dan polisi tengah membubarkan massa, karena memang sudah malam.