Ramadan, Nelayan Waduk Pacal Mulai Panen Ikan
Bulan Ramadan yang bertepatan dengan musim kemarau kali ini, dimanfaatkan sebagian nelayan untuk memanen ikan di Waduk Pacal.
Bulan Ramadan yang bertepatan dengan musim kemarau kali ini, dimanfaatkan sebagian nelayan untuk memanen ikan di Waduk Pacal.
Bersama Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI), Pengurus PRUI Cabang Bojonegoro menggelar pembagian takjil untuk berbuka bagi masyarakat di jalan Kota Bojonegoro, Sabtu (10/6/2017). Kegiatan tersebut juga dalam rangka School Fun Rugby.
Momentum bulan Ramadhan membuat orang untuk berlomba-lomba mencari keberkahan. Tak terkecuali kelompok arisan para ibu yang tergabung dalam Kelompok Arisan Salon Ellyra.
Bulan Ramadan menjadi bulan penuh berkah bagi seluruh umat Islam. Di momen bulan Ramadan, setiap orang akan berkumpul bersama keluarganya.
Sepeda motor tahun 1970 terparkir di halaman rumah. Warnanya merah dengan beberapa bagian putih kusam. Spion bulan berdiri tegak seperti orang tengah berdoa masih terlihat mulus. Walaupun sepeda tua, ternyata sang pemiliknya rajin mengurus dan merawat dengan baik. Suaranya pun masih jernih dan hanya sedikit mengeluarkan asap. Artinya mesin juga masih tetap prima.
Di bulan ramadan, pengiriman barang lewat jasa kantor Pos Bojonegoro mengalami peningkatan. Pengingkatan itu mencapai 30% dari bulan-bulan sebelumnya, hal itu dikarenakan semakin mendekatinya dengan lebaran yang membuat warga maupun instansi melakukan pengiriman barang.
Ia termenung sendiri. Tidak mengetahui harus berbuat apa. Dunia seperti berhenti berputar. Semua serba gelap dan susah. Musibah masih saja mengintainya silih berganti. Berat da bertambah berat. Sesekali menggelengkan kepala untuk membuang pening, namun hal itu tidak membantu.
Pada momen Ramadan ini harga ikan di sejumlah pasar tradisional mengalami kenaikan. Kenaikan ini sudah terjadi sejak sepekan, hal itu disebabkan karena permintaan yang tinggi dari konsumen dan stok yang minim.
Berbagai bentuk arak-arakan tampak benderang dihiasi lampu warna-warni. Bertempat di lapangan Adi Putra Kedungsoko, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban rupanya festival tongklek tengah berlangsung.
Sepi. Padahal jam telah menunjukkan pukul 17.15 WIB. Waktu berbuka kurang 10-an menit. Biasanya, saat pukul 17.00 surau atau musala di tepi bengawan itu selalu telah ramai orang untuk sekadar membincang keagamaan. Terutama soal fiqih-fiqih ringan. Tetapi kenapa sekarang sepi?