Jelang Ramadhan, Stok Jajanan Mulai Ditambah
Bulan ramadhan tinggal menghitung hari, jajanan khas saat ramadhan seperti kue, buah-buahan dan sirup sudah mulai memenuhi pusat perbelanjaan di Kabupaten Bojonegoro.
Bulan ramadhan tinggal menghitung hari, jajanan khas saat ramadhan seperti kue, buah-buahan dan sirup sudah mulai memenuhi pusat perbelanjaan di Kabupaten Bojonegoro.
Tanggal 26 Mei 2017 mendatang, Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro bersama Badan Hisab dan Rukyat (BHR) akan melakukan Rukyatul Hilal (kriteria penentuan awal bulan pada kalender Hijriyah) di atas bukit Desa Wonocolo Kecamatan Kedewan, Bojonegoro, guna mengetahui awal puasa ramadhan 1438 H.
Menjelang bulan Ramadan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akan memanggil para pemilik tempat karaoke. Hal itu dilakukan agar para pengusaha menghormati umat islam dalam menjalankan ibadah puasa.
Seluruh tempat hiburan malam diimbau untuk tidak beroperasi selama bulan Ramadan 1438Hijriyah. Hal tersebut disampaikan Kasat Pol PP Pemkab Bojonegoro, Gunawan.
Menjelang bulan suci Ramadan 1438 H , Polres Bojonegoro mengimbau masyarakat luas untuk bersikap lebih waspada guna meminimalisir terjadinya tindak pidana kejahatan.
Menjelang datangnya bulan suci ramadan, naiknya harga beberapa komoditas di pasaran sudah menjadi hal yang lumrah di masyarakat dan berharap harga kebutuhan pokok ketika puasa tidak terlalu melonjak drastis.
Penerapan jalan searah di Kabupaten Bojonegoro masih banyak dikeluhkan masyarakat, karena kondisi kendaraan dirasa belum padat. Karena itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro akan mengevaluasi penerapan jalur searah di Kota Ledre tersebut.
Dinas Perbubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro belum melakukan persiapan terkait pelaksanaan arus mudik Lebaran 2017. Pasalnya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menangani transportasi itu menunggu surat resmi terkait pengamanan mudik.
Pada zaman dahulu, kajian tentang hal-hal yang membatalkan puasa hanya terbatas pada masalah makan, minum, dan berhubungan suami-isteri. Tetapi saat ini, permasalahan menjadi semakin kompleks, seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam bidang kedokteran, misalnya, banyak aktivitas medis yang perlu diperjelas status hukumnya; membatalkan puasa atau tidak, seperti donor darah, suntik, imunisasi, dan endoskopi.