Skip to main content

Category : Tag: Ramadan


Jalan Lurus Kang Samin (8)

Surau Legendaris

Sepi. Padahal jam telah menunjukkan pukul 17.15 WIB. Waktu berbuka kurang 10-an menit. Biasanya, saat pukul 17.00 surau atau musala di tepi bengawan itu selalu telah ramai orang untuk sekadar membincang keagamaan. Terutama soal fiqih-fiqih ringan. Tetapi kenapa sekarang sepi?

Ramadan, Organisasi Kepemudaan Sudu Gelar Pesantren Kilat

Organisasi kepemudaan di Desa Sudu, Kecamatan Gayam yang meliputi Ansor, Remaja Masjid (Remas) dan Karang Taruna (Kartar) menggelar pesantren kilat selama 10 hari di bulan Ramadan ini. Kegiatan dimulai sejak 27 Mei hingga 5 Juni 2017 ini di TPQ Al-Muqorrobin, Dusun Tenggor, Desa Sudu.

Jalan Lurus Kang Samin (7)

Kang, Hujan Turun Lagi

Tidak biasanya Kang Sabar keluar rumah sambil berjaket tebal, memakai sarung dan peci putih. Selain itu masih ada syal Persibo Bojonegoro warna oranye terlilit di lehernya. Sambil berjalan menyusuri tanggul desa, karena berbatasan langsung dengan Bengawa Solo, ia meyilangkan tangan di dada. Bersedekap. Tubuhnya menggigil dan dari mulutnya saat membuang nafas seperti mengeluarkan asap putih.

Jalan Lurus Kang Samin (6)

Woww...! Manusia Perahu

Suara jangkrik dari kejauhan bersahutan. Bumi mungkin sedang hangat-hangatnya. Sebab, sejak beberapa hari belakangan ini hujan turun, walaupun tidak seberapa basah. Namun, air dari langit cukup untuk mengisi rongga tanah yang sejak beberapa bulan kerontang, walaupun di tepian bengawan tidak seberapa tampak. Sebab, tanah berpasir dan tercampur lempung.

Antisipasi Lonjakan Harga, Bulog Gelar Pasar Murah

Untuk mencegah lonjakan harga kebutuhan pokok Ramadan ini, Bulog menggelar Gerakan Stabilitasi Pangan (GSP) di beberapa wilayah yang ada di Bojonegoro. Seperti di barat Pasar Tradisional Bojonegoro, Jalan Rajawali, Gang Garuda, Sukosewu, Banjarsari dan lainnya.

Buka Mulai Sore, Pendapatan Warkop Menurun

Ketika menginjak bulan suci ramadan, membuat banyak pemilik warung makanan maupun minuman, harus membuka warungnya mulai sore hari. Hal itu, membuat pendapatan menjadi menurun.

Jalan Lurus Kang Samin (4)

Berputar dan Mabuk Berat

Tanpa sadar, Kang Samin tertidur begitu pulas. Tubuhnya yang mulai ringkih tersandar di pohon pisang lapuk. Disebut lapuk, karena dibagian buahnya telah diambil sang empunya, sedangkan yang berdiri tinggal batang setengah saja. Tiupan angin pagi hari di tepi Bengawan Solo menambah nyenyak tidur Kang Samin. Tidak terasa, jam menunjukkan pukul 07.00 WIB.

Jejak Sang Penyebar Islam (3)

Mbah Ahmad yang Babat Tanah Rowobayan

Dukuh Rowobayan, merupakan bagian dari Desa Kuncen, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Wilayahnya, berada di bagian selatan desa. Jika dari timur, setelah melewati Langgar Menak Anggrung Pahlawan, sekitar 500 ke arah barat, kemudian masuk gang ke selatan. Sebelum sampai rel, ada jalan masuk ke timur. Di sana, ada makam dari salah satu keturunan Mbah Sabil, yakni Mbah Kiai Ahmad. Makamnya, berada di ruangan sebelah Masjid Darussalam. Semasa hidupnya, Mbah Kiai Ahmad yang membuka tanah di Rowobayan dan turut serta siar agama Islam.

Ngabuburit

Tunggu Buka, Pemdes dan Tomas Ngasem Do'a Bersama

Datangnya bulan suci Ramadan banyak dimanfaatkan umat Islam untuk berlomba-lomba beribadah. Tak terkecuali seperti yang dilakukan jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) dan Tokoh Masyarakat (Tomas) Ngasem. Mereka bersama-sama melakukan do'a sambil menunggu datangnya bedug Magrib, Senin (29/5/2017).

Selama Ramadan, Kafe Sesuaikan Jam Buka

Selama bulan ramadan, beberapa kafe dan tempat tongkrongan muda mudi di Kota Bojonegoro menyesuaikan jam buka. Sejumlah kafe dan rumah makan tidak lagi buka pagi sampai malam hari, melainkan buka menjelang maghrib.