Skip to main content

Category : Tag: Religi


Jalan Lurus Kang Samin (12)

Racun Manusia

Ia termenung sendiri. Tidak mengetahui harus berbuat apa. Dunia seperti berhenti berputar. Semua serba gelap dan susah. Musibah masih saja mengintainya silih berganti. Berat da bertambah berat. Sesekali menggelengkan kepala untuk membuang pening, namun hal itu tidak membantu.

Jalan Lurus Kang Samin (7)

Kang, Hujan Turun Lagi

Tidak biasanya Kang Sabar keluar rumah sambil berjaket tebal, memakai sarung dan peci putih. Selain itu masih ada syal Persibo Bojonegoro warna oranye terlilit di lehernya. Sambil berjalan menyusuri tanggul desa, karena berbatasan langsung dengan Bengawa Solo, ia meyilangkan tangan di dada. Bersedekap. Tubuhnya menggigil dan dari mulutnya saat membuang nafas seperti mengeluarkan asap putih.

Jalan Lurus Kang Samin (6)

Woww...! Manusia Perahu

Suara jangkrik dari kejauhan bersahutan. Bumi mungkin sedang hangat-hangatnya. Sebab, sejak beberapa hari belakangan ini hujan turun, walaupun tidak seberapa basah. Namun, air dari langit cukup untuk mengisi rongga tanah yang sejak beberapa bulan kerontang, walaupun di tepian bengawan tidak seberapa tampak. Sebab, tanah berpasir dan tercampur lempung.

Jalan Lurus Kang Samin (4)

Berputar dan Mabuk Berat

Tanpa sadar, Kang Samin tertidur begitu pulas. Tubuhnya yang mulai ringkih tersandar di pohon pisang lapuk. Disebut lapuk, karena dibagian buahnya telah diambil sang empunya, sedangkan yang berdiri tinggal batang setengah saja. Tiupan angin pagi hari di tepi Bengawan Solo menambah nyenyak tidur Kang Samin. Tidak terasa, jam menunjukkan pukul 07.00 WIB.

Jalan Lurus Kang Samin (2)

Sambil Menyelam di Air

Byuurrrrrr. Suara itu terdengar tidak jauh dari Kang Samin duduk. Kang Sabar telah melompat ke air yang ada di Bengawan Solo. Ia mandi di pagi buta yang sebenarnya masih cukup dingin. Sambil bersiul, Kang Sabar menikmati bermain air yang cukup jernih dan tidak seberapa deras arusnya itu. Maklum, saat memasuki musim kemarau air surut cukup signifikan.

Cerita-Ku

Serunya Wisata Religi dan Study Kampus di Surabaya-Madura

Untuk mengisi kegiatan sekolah, MA Abu Darrin mengadakan study kampus juga wisata religi ke daerah Surabaya dan madura. Kegiatan ini diawali tahlil di makam Masyayeikh Kendal yang sudah menjadi tradisi Yayasan Abu Darrin untuk ziarah ke makam pendiri muassis MA Abu Darrin kendal.