Karena Sampah Dibuang ke Sawah, Dua Tetangga Berselisih
Gara-gara sampah, dua tetangga bernama Ridwan (54) dan Yusuf (50) warga RT.16/RW.05 Dusun Mantup Desa Drajat, Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro terlibat perselisihan.
Gara-gara sampah, dua tetangga bernama Ridwan (54) dan Yusuf (50) warga RT.16/RW.05 Dusun Mantup Desa Drajat, Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro terlibat perselisihan.
Kelompok pilah sampah rumah tangga Desa Sudu, Kecamatan Gayam, studi banding ke bank sampah yang ada di Desa Made, Kecamatan/Kabupaten Lamongan, Minggu (9/4/2017).
Jika kita melihat suatu sampah atau barang bekas, otomatis kita berfikir tentang hal-hal yang negatif, seperti bau, kotor dan tidak mempunyai nilai ekonomis, namun hal itu berbeda ketika berada di tangan Eriyul Mufidah.
ika dulunya bau tak sedap muncul dari Tempat Penampungan Akhir (TPA) Banjarsari, Kecamatan Trucuk, kini dari tempat pengolahan sampah itu memberikan manfaat bagi warga sekitar, yakni sampah diolah menjadi bahan bakar alternatif.
Secara umum, jika mendengar kata tempat pembuangan sampah, biasanya yang terbayang tempat yang menjijikan, bau tak sedap dan tak ingin berlama-lama di tempat itu. Namun, kondisi berbeda dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro.