Petani Ngasem Mulai Taman Cabai
Memasuki musim kemarau tahun ini, sebagian petani di Desa Setren, Kecematan Ngasem, Bojonegoro, saat ini mulai menanam cabai.
Memasuki musim kemarau tahun ini, sebagian petani di Desa Setren, Kecematan Ngasem, Bojonegoro, saat ini mulai menanam cabai.
Setelah pada bulan Januari mendatangkan sapi Brahman Cross sebanyak 103 ekor dari Australia, kemarin pada awal bulan Maret kemarin, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bojonegoro, kembali mendatangkan 35 ekor Sapi Brahman Cross.
Di musim pancaroba atau pengalihan dari musim penghujan menuju musim kemarau, Dinas peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro menghimbau kepada seluruh peternak agar melapor, ketika ada ternak yang mati mendadak, khususnya ternak unggas, seperti ayam, dan itik.
Seratusan siswa-siswi dari Madrasah Aliyah Salafiyah Assafiiyah, Desa Simorejo, Kecamatan Kanor, Kamis (23/3/2017) siang mengikuti kegiatan belajar menulis. Kegiatan berlangsung di aula Pondok Pesantren Putri yang diasuh KH. Anwar Syahid tersebut.
Saat ini sebagian petani yang ada di Kabupaten Bojonegoro sudah menanam padi tahap ke-2, seperti di Desa Sumberarum Kecamatan Dander. Terlihat banyak padi petani yang sudah selesai masa tanam dan berumur sekitar 7 sampai 10 hari dan selanjutnya mulai dilakukan pemupukan.
Kepolisian Resor Bojonegoro beserta jajaran didukung instansi terkait menyelenggarakan Operasi Kepolisian Terpusat Simpatik Semeru 2017. Gelar pasukan dilaksanakan di halaman Mapolres Bojonegoro pagi tadi dengan mengumpulkan 61 personel.
Selama bulan Februari hingga April 2017, Kabupaten Bojonegoro diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas tinggi dan cenderung di atas normal. Prediksi tersebut berdasarkan surat edaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur Nomor : 360/172/208.2/2017 tentang Prakiraan Sifat dan Curah Hujan pada bulan Februari sampai dengan April 2017.
Sebanyak enam anak yang kedapatan mengamen dan meminta uang di sekitar jembatan Kasiman diamankan petugas Polsek Kasiman.
Akibat hujan lebat disertai angin di beberapa titik yang terjadi di Bojonegoro membuat lahan pertanian terkena dampaknya. Tanaman padi yang mulai menguning di beberapa area roboh. Padahal masa panen diperkirakan tinggal menghitung hari. Kondisi tersebut dialami petani di Desa/Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.
Hampir setiap hari hujan mengguyur wilayah Bojonegoro. Hal itu membuat sejumlah ruas jalan di Kabupaten Bojonegoro rusak. Bahkan tak hanya di wilayah kecamatan, jalan provinsi Bojonegoro-Babat juga terpantau banyak yang rusak.