Waspada Bencana di Bojonegoro
Cuaca Ekstrem, Waspadai Hujan Lebat, Angin Kencang dan Petir di Bojonegoro
Hujan lebat disertai angin kencang terus mengguyur Kabupaten Bojonegoro belakangan ini. Bahkan, kilatan petir sering meyambar-nyambar.
Hujan lebat disertai angin kencang terus mengguyur Kabupaten Bojonegoro belakangan ini. Bahkan, kilatan petir sering meyambar-nyambar.
Pemkab Bojonegoro bergerak menindaklajuti kejadian longsor di Dusun Pilang Kandang dengan Dusun Jambaran Desa Kaliombo Kecamatan Purwosari. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung menerjunkan tim dan melakukan asesmen di lapangan.
Jelang akhir tahun 2025, UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya mengukuhkan Guru Besar dari berbagai disiplin ilmu beberapa hari lalu. Total ada tujuh Guru Besar yang sedianya akan dikukuhkan pada Selasa, 23 Desember 2025. Pengukuhan ini menggenapi total Guru Besar UINSA menjadi 122 Profesor.
Setiap tahun, Kabupaten Bojonegoro bisa dibilang sering langganan sedikitnya lima bencana alam. Berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemkab Bojonegoro, terutama oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro.
Pagi itu ponsel remaja bergetar: notifikasi dari Instagram — “Akun Anda tidak lagi tersedia karena Anda berusia di bawah 16 tahun.” Bagi sebagian orang itu menimbulkan panik: foto, chat, kenangan — menguap sementara. Bagi pembuat kebijakan, itu adalah konsekuensi dari sebuah keputusan besar: menempatkan batas usia 16 tahun sebagai ambang aman untuk memiliki akun di platform media sosial besar. Di dunia nyata, kebijakan seperti ini tidak lahir begitu saja—ia muncul dari perdebatan panjang tentang perkembangan anak, kesehatan mental, privasi, dan tanggung jawab perusahaan teknologi.
Sejumlah personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro terjun ke lapangan setelah untuk menangani rumah rusak di Desa Wotanngare, Kecamatan Kalitidu. Hujan disertai angin kencang telah mengakibatkan 29 rumah warga rusak ringan hingga berat.
Penanganan musibah tanah longsor akibat intensitas hujan tinggi dan debit sungai deras di Desa Clebung Kecamatan Bubulan terus dilakukan. Satu unit excavator milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA) Bojonegoro telah dikerahkan untuk membantu penanganan di lapangan.
Gerak cepat tangani kejadian longsor di Dusun Clebung RT 03/RW 01, Desa Clebung Kecamatan Bubulan, Bojonegoro dilakukan aparatur kecamatan setempat. Bencana longsor ini diakibatkan intensitas hujan tinggi dan aliran air sungai yang deras dan mengakibatkan terkikisnya tanah tebing.
Puluhan alumni Ponpes Attanwir Talun, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro yang tergabung di Jamaah Sor Tower (JST) menggelar rutinan "Ngaji lan Ngopi".
Rumah milik Sulastri (63) ambruk dan hanyut akibat tergerus Sungai Clebung, Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro. Rumah nenek 63 tahun ini, porak-poranda setelah debit air sungai meningkat, Kamis (4/12/2025).