Harga Telur di Pasar Tradisional Kembali Naik
Harga telur di pasar Tradisional Kota Bojonegoro, Selasa, (18/08/2020) kembali alami kenaikan harga per kilogramnya. Dari semula Rp 23.500 kembali naik Rp 24.500 per kilogramnya.
Harga telur di pasar Tradisional Kota Bojonegoro, Selasa, (18/08/2020) kembali alami kenaikan harga per kilogramnya. Dari semula Rp 23.500 kembali naik Rp 24.500 per kilogramnya.
Menjelang Idul Adha, harga komoditas telur ayam di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Bojonegoro menurun, Kamis (16/7/2020).
Bagi sebagian orang, telur setengah matang memberikan rasa dan kelezatan yang berbeda dibandingkan dengan telur yang matang sempurna. Namun, apakah aman jika anak makan telur setengah matang? Untuk mengetahui jawabannya, mari simak fakta berikut ini.
Ketikstabilan harga telur ayam di pasaran sangat dikeluhkan oleh para konsumen, terlebih lagi harga telur itu akan melambung tinggi saat musim hajatan maupun saat mendekati Hari Raya Idul Fitri.
Mengonsumsi telur adalah cara paling praktis dan enak untuk memenuhi kebutuhan gizi.
Antusiasme peserta bimbingan dan pelatihan peternak ayam yang dilakukan oleh 44S Poultry menarik para peternak yang ada di Bojonegoro dan sekitarnya. Dalam pelatihan itu, juga menjadi ajang berbagi pengalaman para peternak.
Peternak ayam di Kabupaten Bojonegoro memang banyak. Namun cara pemeliharaan yang dilakukan oleh para peternak itu pada umumnya dirasa kurang sesuai sehingga produktivitas dagingnya dirasa kurang berbobot.
Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, menyimpan sejumlah potensi kemandirian ekonomi bagi mayoritas warganya yang terus berinovasi. Sejalan dengan hal tersebut PT Pertamina EP Cepu (PEPC) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menggelar acara bertajuk “Pelatihan Produksi dan Perawatan Faktor Produksi pada Budidaya Ayam Petelurâ€, Selasa - Rabu ( 18-19/2/2019).
Menjelang Hari Raya Natal dan tahun baru 2019, harga telur di pasaran terpantau mengalami kenaikan. Meski harga telur naik, namun masyakat tetap membeli.
Naiknya harga telur di tingkat konsumen dibenarkan oleh Dinas Perdagangan (Disdag) Bojonegoro. Kenaikan mencapai Rp3.000, dari harga Rp21.000 menjadi Rp24.000.