Terduga Teroris di Tuban
Brimob Akan Lakukan Penyisiran Ulang
Tim Brimob Polda Jatim masih bersiaga di sekitar Desa Suwalan, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Minggu, 9 April 2017.
Tim Brimob Polda Jatim masih bersiaga di sekitar Desa Suwalan, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Minggu, 9 April 2017.
"Blai Slamet", begitulah pepatah Jawa yang pas buat buat Patman (47), petani asal Desa Suwalan, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Dia nyaris celaka lantaran terjebak di antara desing peluru milik petugas kepolisian dengan enam orang terduga teroris di ladang jagung Desa Suwalan.
Petugas kepolisian mengamankan satu orang di peristiwa baku tembak antara petugas dengan enam orang terduga teroris yang berusaha menyerang anggota Satlantas Polres Tuban yang berjaga di Pos Lantas Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.
Anggota kepolisian Polres Tuban, Anggota TNI dan tim Gegana Polda Jatim, berhasil menembak mati enam orang terduga kuat teroris, di ladang jagung Desa Suwalan, Kecamatan Jenu, Sabtu (8/4/2017). Usai tertembak mati, keenam jenazah langsung dibawa ke RSUD Dr.R.Koesma Tuban untuk diautopsi.
Enam teroris dari Jamaah Ansarud Daulah (JAD) tewas setelah terlibat baku tembak dengan polisi di ladang jagung Desa Suwalan, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.
Enam pelaku aksi terorisme yang sempat berusaha menyerang anggota Satlantas di Pos Polisi Lantas, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, diduga berasal dari jaringan teroris Jamaah Ansarud Daulah (JAD).
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Machfud Arifin, memastikan sekelompok pria bersenjata adalah kelompok teroris yang akan melakukan balas dendam.
Pengejaran polisi atas beberapa pria bersenjata lengkap di Kabupaten Tuban akhirnya membuahkan hasil. Setelah baku tembak, polisi akhirnya berhasil melumpuhkan para pelaku yang sempat lari dan bersembunyi di ladang jagung di Desa Suwalan, Kecamatan Jenu.
Pengejaran​ terduga kelompok teroris berujung adu tembak dengan aparat keamanan Kepolisian dan TNI, di Sawah Ladang Jagung, Desa Suwalan, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Sabtu, 8 April 2017, siang hingga sore hari.
Setelah terjadi baku tembak selama kurang lebih 30 menit. Komplotan pria bersenjata yang diduga sebagai komplotan teroris berhasil dilumpuhkan petugas kepolisian.