#blokBojonegoroTV
Pedagang 3 Pasar di Rapid Test, 2 Orang Rekatif
Pedagang 3 Pasar di Rapid Test, 2 Orang Rekatif
Pedagang 3 Pasar di Rapid Test, 2 Orang Rekatif
Beberapa perusahaan yang memiliki banyak karyawan melakukan rapid test, untuk deteksi dini keberadaan virus corona pada karyawannya. Namun bagi perusahaan yang menggandeng Rumah Sakit (RS) swasta, rapid tes tersebut tidak diakui gugus tugas penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro.
Pemkab Bojonegoro melalui Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 dan Dinas Kesehatan, menggelar rapid test massal di tiga pasar tradisional. Salah satunya Pasar Desa Sumberrejo. Ada sekitar 104 pedagang mengikuti rapid test yang berlangsung sampai siang hari.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menggelar Rapid Test untuk memutus rantai penyebaran covid-19 atau virus corona. Kali ini Pemkab Bojonegoro melalui Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 melakukan rapid test di tiga pasar tradisional, yaitu Pasar Sumberrejo, Pasar Baureno dan Pasar Kalitidu, Sabtu (30/5/2020).
Bertambahnya jumlah pasien positif COVID-19 di Kabupaten Bojonegoro membuat upaya rapid test kian masif. Pedagang dari tiga pasar tradisional pun jadi sasaran tes, namun tak sedikit ditemui pedagang kabur karena ketakutan.
Karyawan 4 Swalayan dan 1 Pabrik Ikuti Rapid Test
Dalam rangkaian kegiatan, sebelum dilakukan Ngobrol Bareng Langsung Virtual (Ngobral) di Pendopo Pemkab Bojonegoro, Rabu (27/5/2020), sejumlah wartawan di lokasi yang sama mengikuti rapid test.
Puluhan karyawan supermarket di Bojonegoro jalani rapid tes Covid-19, Selasa (26/5/2020).
Upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dalam mencegah dan menanggulangi penyebaran virus Corona atau Covid-19 di wilayah Kota Migas sangat masif.
Ketika wabah Virus Corona atau Covid-19 menyerang banyak negara, termasuk Indonesia, berbagai tes dilakukan untuk mendeteksi warga terpapar virus atau tidak. Sejauh ini terdapat tiga jenis uji yang terkadang belum dipahamai secara utuh oleh masyarakat awam.