Skip to main content

Category : Tag: Tidak


Hari Anak Nasional 2026

Menakar Kelayakan Bojonegoro sebagai Kabupaten Layak Anak

Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memastikan setiap anak tumbuh dalam ruang yang aman, memperoleh pendidikan yang layak, dan menikmati masa kecilnya tanpa beban yang bukan menjadi tanggung jawabnya. Namun di Bojonegoro, perayaan Hari Anak Nasional masih dibayangi oleh kenyataan yang memprihatinkan.

Perpustakaan Unugiri

Gol A Gong di Unugiri: Menulis Buku Itu Hasil Kerja Keras

Duta Baca Indonesia Perpusnas Republik Indonesia, Gol A Gong, beri motivasi menulis kepada mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan di Perpustakaan Unugiri Selasa (21/7/26). Program kegiatan bertema “Ketemu Penulis Ke-3” Bedah Buku Nasional berjudul Ledakkan Idemu Agar Kepalamu Tidak Meledak (LIaKTM) karya Gol A Gong, adalah program unggulan Perpustakaan Unugiri yang setiap bulan rutin dilakukan.

Dewan Pendidikan Bojonegoro Resmi Dilantik, ATS dan Dampak Digitalisasi Jadi Sorotan

ewan Pendidikan Kabupaten Bojonegoro periode 2026-2030 resmi dilantik di Ruang Angling Dharma, lantai 2 Gedung Pemkab Bojonegoro, Kamis (25/6/2026). Kepengurusan baru tersebut langsung dihadapkan pada tantangan besar dunia pendidikan, mulai dari masih tingginya angka Anak Tidak Sekolah (ATS) hingga dampak perkembangan teknologi digital terhadap tumbuh kembang anak.

Bojonegoro Raih Penghargaan Terbaik 2 Dukungan APBD Program RTLH Tertinggi se-Jatim

Apresiasi terhadap komitmen tersebut juga disampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur menyampaikan penghargaan atas konsistensi dan komitmen Bupati Bojonegoro dalam menyukseskan berbagai program kerakyatan, khususnya program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Rukyat Hilal Bojonegoro Sejalan Nasional, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 19 Februari

Hasil rukyatul hilal yang digelar serentak oleh Kementerian Agama Republik Indonesia bersama berbagai instansi di seluruh Indonesia, Selasa sore (17/2/2026), membenarkan perhitungan hisab yang telah dilakukan sejak jauh hari. Hingga matahari terbenam, hilal tidak nampak di seluruh titik pemantauan, termasuk dalam kegiatan rukyat yang dilaksanakan Kemenag Bojonegoro bersama Badan Hisab Rukyat di kawasan perbukitan Kecamatan Kedewan.

Rukyat Hilal di Kedewan Bojonegoro Tak Nampak, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk

Proses rukyatul hilal penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro bersama Badan Hisab Rukyat (BHR) di kawasan perbukitan Kecamatan Kedewan, Selasa (17/2/2026), tidak berhasil melihat kemunculan hilal. Hasil ini sejalan dengan perhitungan hisab yang menunjukkan posisi bulan masih berada di bawah ufuk saat matahari terbenam.