Naik-Turun TMA Bengawan Solo di Bojonegoro Stabil
Tinggi Muka Air (TMA) sungai Bengawan Solo di Bojonegoro, Sabtu (4/3/2023) sejak pukul 00.00 ada di 14.40 pheilschaal dengan status Siaga 3 (Merah).
Tinggi Muka Air (TMA) sungai Bengawan Solo di Bojonegoro, Sabtu (4/3/2023) sejak pukul 00.00 ada di 14.40 pheilschaal dengan status Siaga 3 (Merah).
Hari Kamis (2/3/2023) Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terus mengalami peningkatan.
Sempat stabil dari pukul 01.00 hingga Pukul 08.00 WIB di 14.05, Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur Sabtu (18/2/2023) pukul 09.00 WIB menurun menjadi 14.03.
Tinggi Muka Air (TMA) sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur terus meningkat hingga Sabtu (18/2/2023) dini hari.
Kapolres Bojonegoro memerintahkan jajarannya untuk siaga terhadap perkembangan Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Bengawan Solo. Selain itu, AKBP Rogib Triyanto juga langsung terjun lapangan untuk memantau kondisi TMA di kawasan Bendungan Gerak, Bojonegoro, Jumat (17/2/2023).
Tinggi Muka Air (TMA) bengawan solo turut wilayah Bojonegoro mengalami penurunan, meski begitu penurunan tersebut masih berada di Siaga Dua (Kuning) yakni di 13.34 pielschal pada pukul 18.00 WIB tadi.
Setelah mengalami peningkatan pada Jum'at, (5/2/2021), Debit air Bengawan Solo hari ini terpantau turun, meski air masih terlihat tinggi, Sabtu (6/2/2021) di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah hulu Sungai Bengawan Solo sempat membuat Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Bengawan Solo di papan ukur Taman Bengan Solo (TBS), Keluharan Ledokwetan, Kecamata Kota, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (13/1/2021) naik.
Menyikapi kondisi banjir yang terjadi di Wilayah Bojonegoro, khususnya di Kecamatan Ngraho, Padangan, Gayam, Kalitidu, Trucuk, Bojonegoro, Balen, Kanor dan Boureno, Pertamina telah menurunkan tim di lapangan untuk memaksimalkan pasokan BBM dan Elpiji di wilayah tersebut.
Sejak beberapa hari trend Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo masih berstatus siaga kuning, namun tinggi air di papan patau terus turun. TMA sungai bengawan solo kini hanya 14.19 pheischaal Jumat (8/3/2019) pagi ini.