Harga Cabai Petani Sekar Belum Membaik
Sebagian tanaman cabai milik petani di Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro masih masuk musim panen. Namun petani merasa tbelum puas lantaran harga cabai tak kunjung membaik.
Sebagian tanaman cabai milik petani di Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro masih masuk musim panen. Namun petani merasa tbelum puas lantaran harga cabai tak kunjung membaik.
Nasib Guru Tidak Tetap (GTT) yang mengabdi untuk Sekolah Menengah Atas Negeri Sederajat (SMAN) kian tidak menentu nasibnya, setelah diambilalih pengelolaannya oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Pergantian di tubuh DPC Partai Gerindra Bojonegoro ditanggapi enteng oleh Ketua DPC yang lama, Setyo Hartono. Sebab, ia sebenarnya malas jika diajak bicara mengenai partai saat ini.
Panitia meralat jumlah peserta calon Panwascam yang lolos seleksi administrasi untuk mengikuti tes tulis.
Suasana berbeda terasa di halaman Madrasah Aliyah (MA) Abu Darrin Kecamatan Dander, Sabtu (7/10/2017) Seluruh siswa melaksanakan upacara pelantikan pengurus baru Organisasi Intra Sekolah (Osis) guna memajukan organisasi MA Abu Darrin.
Setelah laga final liga tiga zona Jawa Timur, Persibo Bojonegoro memastikan diri masuk 32 besar liga tiga nasional. Sehingga manajemen tim berjuluk Laskar Angling Dharma menata skuad dengan mengevaluasi segala lini, untuk mengarungi kompetisi yang bisa menaikkan derajat menuju liga dua.
Sesuai prediksi kebanyakan pihak, akhirnya Partai Golkar memutuskan calon yang diusung pada Pilkada Bojonegoro tahun 2018 mendatang adalah pasangan Soehadi Moelyono dan Mitroatin (Mulyo-Ati).
Setelah adanya Surat Keputusan (SK) dari DPP Partai Gerindra, masa kepengurusan DPC Partai Gerindra Kabupaten Bojonegoro sebelumnya secara resmi berakhir. Termasuk mantan sekretaris, Anam Warsito akan mematuhi kebijakan partai yang membesarkannya sejak tahun 2008.
Belakangan ini kabar mengenai pergantian di tubuh DPC Partai Gerindra Bojonegoro nyaring terdengar. Bahkan yang mengejutkan nama ketua muncul adalah Budiono, Ketua Kadin Bojonegoro.
Disela-sela mengikuti The 22ND Annual Conference And General Meeting Of The International Association Of Presecutors di Beijing 11-15 September 2017 lalu, saya menyempatkan diri berburu rumah makan Indonesia di Tiongkok. Maklum selama konferensi lidah saya belum bisa sepenuhnya menerima menu lokal. Jadi selalu kangen rawon dan pecel.