Pengirim: Farida*
blokBojonegoro.com - Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro terus mendorong inovasi dalam pembelajaran bahasa Arab melalui Program Penelitian Dosen Pemula (PDP). Salah satu penelitian yang dilakukan mengangkat tema “Efektivitas Media Kubus Berbasis Augmented Reality dalam Meningkatkan Maharah Kalam Bahasa Arab Siswa.” Penelitian tersebut berlangsung selama sebelas hari, mulai Jum'at 14/8/2026) hingga Senin (24/08/2026) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Fattahul Huda Pungpungan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.
Sebanyak 42 siswa-siswi turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Penelitian ini melibatkan tiga dosen UNUGIRI sebagai tim peneliti, yaitu Ahmad Amirul Kholid, Devi Eka Diantika, dan Miftahul Mufid. Keterlibatan para siswa menjadi bagian penting dalam proses pengujian efektivitas media kubus berbasis Augmented Reality (AR) untuk mendukung kemampuan maharah kalam bahasa Arab.
Media kubus berbasis AR dikembangkan sebagai salah satu inovasi untuk mendukung proses pembelajaran maharah kalam. Teknologi AR memungkinkan materi disajikan melalui perpaduan audio dan visual, sehingga siswa tidak hanya memperoleh penjelasan secara konvensional, tetapi juga dapat melihat dan mendengarkan materi secara langsung. Pendekatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa.
Ahmad Amirul Kholid menjelaskan bahwa penelitian ini didanai melalui Program Bantuan Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran menjadi salah satu upaya untuk menyesuaikan pendidikan dengan perkembangan zaman sekaligus menghadirkan media yang dapat mendukung peningkatan kemampuan berbahasa Arab siswa.
“Perkembangan teknologi saat ini memberikan peluang bagi dunia pendidikan untuk menghadirkan media pembelajaran yang lebih inovatif. Melalui penelitian ini, kami mencoba memanfaatkan teknologi AR sebagai media pembelajaran bahasa Arab agar proses pembelajaran maharah kalam menjadi lebih interaktif dan menarik bagi siswa,” jelasnya.
Pada sesi penguatan materi, Devi Eka Diantika, menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bahasa Arab dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Penggunaan media kubus berbasis AR memungkinkan siswa memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong mereka untuk berinteraksi dan berlatih secara langsung.
“Media kubus berbasis AR dirancang agar siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga dapat berinteraksi dan berlatih secara lebih aktif dalam pembelajaran maharah kalam. Dengan pendekatan ini, kami berharap siswa lebih antusias dan termotivasi untuk menggunakan bahasa Arab dalam proses pembelajaran,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Miftahul Mufid, turut menyampaikan harapannya terhadap keberlanjutan pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi. Menurutnya, inovasi media pembelajaran perlu terus dikembangkan agar dapat memberikan alternatif bagi pendidik dalam menyampaikan materi bahasa Arab sesuai dengan kebutuhan siswa.
“Kami berharap hasil dari penelitian ini tidak berhenti pada tahap pengujian media saja, tetapi dapat menjadi salah satu rujukan dalam pengembangan pembelajaran bahasa Arab ke depan. Media yang dikembangkan diharapkan dapat terus disempurnakan dan dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan siswa serta kondisi pembelajaran di lapangan,” tuturnya.
Dalam pelaksanaannya, para siswa tidak hanya mendapatkan materi pembelajaran, tetapi juga mengikuti aktivitas yang memanfaatkan audio dan visual pada media kubus AR. Siswa terlebih dahulu menyimak materi yang diperdengarkan, kemudian secara bergantian menunjuk atau mengidentifikasi gambar maupun materi yang sesuai dengan apa yang telah mereka dengarkan. Aktivitas tersebut dilakukan untuk melatih kemampuan menyimak atau mendengarkan (maharah istima’) sekaligus mendukung pengembangan keterampilan berbicara (maharah kalam) bahasa Arab.
Salah satu siswi, Aqila, mengaku senang mengikuti pembelajaran bahasa Arab menggunakan media kubus AR. Menurutnya, media tersebut membuat pembelajaran menjadi lebih menarik karena siswa dapat melihat gambar sekaligus mendengarkan materi yang disampaikan.
“Saya sangat senang belajar bahasa Arab menggunakan kubus AR ini. Biasanya materi hanya dijelaskan, tetapi dengan media ini saya bisa mendengarkan sekaligus melihat gambarnya,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan media pembelajaran bahasa Arab berbasis teknologi, khususnya dalam mendukung peningkatan maharah kalam di tingkat madrasah ibtidaiyah. Media tersebut juga diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif bagi pendidik untuk menghadirkan proses belajar yang lebih menarik, interaktif, dan mendorong keaktifan siswa.
Melalui Program Penelitian PDP, UNUGIRI terus mendorong pengembangan inovasi pendidikan yang memadukan teknologi digital dengan kebutuhan pembelajaran. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pembelajaran bahasa Arab yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. [mu]
*Tim dari Unuversitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro