Awas! Kemacetan di Depan Pasar Sumberrejo
Jalur mudik Bojonegoro-Babat turut Desa/Kecamatan Sumberrejo, pada Sabtu (24/6/2017) pagi tadi merambat total. Itu karena kendaraan yang melintas di jalur tersebut meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Jalur mudik Bojonegoro-Babat turut Desa/Kecamatan Sumberrejo, pada Sabtu (24/6/2017) pagi tadi merambat total. Itu karena kendaraan yang melintas di jalur tersebut meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Festival oklik yang digelar oleh Pemuda Karang Taruna (Kartar) Reso Truno Desa Pacul, Kecamatan Bojonegoro menggelar festival oklik, Rabu (21/6/2017), selesai pada tengah malam.
Tidur dengan kondisi ruangan yang panas memang sangat menyiksa, bukan tidur berkualitas yang didapat, justru mata sulit terpejam karena rasa gerah. Beruntung jika Anda memiliki pendingin udara, namun bagaimana jika kamar Anda belum dipasang AC?
Pengurus Anak Cabang (PAC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Temayang berbagi takjil di sekitaran lapangan Desa Temayang menuju lampu merah depan terminal setempat, Senin, (19/06/2017).
Jelang arus mudik yang akan melintasdi Jalur Alternatif Bojonegoro-Nganjuk, tepatnya jalur selatan Bojonegoro yang masuk wilayah Kecamatan Dander dihimbau para pemudik untuk mewaspadai beberapa titik rawan Kemacetan.
Anda sudah melakukan ratusan kali sit up dan crunches, namun saat melihat cermin, perut masih terlihat menggembung dan belum menunjukkan tanda-tanda akan memperlihatkan otot kotak-kotak alias six pack.
Beberapa hari lagi, pergerakan arus mudik diperkirakan mencapai puncak. Warga yang akan melintas di Bojonegoro diminta waspada dan memperhatikan 8 titik rawan kemacetan.
Menjelang pelaksanaan mudik lebaran 2017, pihak kepolisian Satlantas Polres Bojonegoro terus melakukan persiapan. Salah satunya memetakan daerah macet yang dilalui pemudik termasuk pasar tumpah.
DPRD Kabupaten Bojonegoro meminta rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy tentang perpanjangan jam sekolah dasar dan menengah atau yang biasa disebut sebagai Full Day School (FDS) dikaji ulang. Pasalnya, penerapan kebijakan tersebut tidak mudah diterapkan di semua daerah.
Banyak berbagai macam cara yang dilakukan perseorangan maupun komunitas, untuk mengenalkan budaya literasi di tengah-tengah masyarakat, khususnya di Bojonegoro yang dinilai masih sangat minim tentang gerakan membaca dari usia dini. Seperti halnya yang dilakukakan oleh komunitas Angkringan Buku Emperan (ABE) Bojonegoro.