Dugaan Korupsi Kades Sukosewu
Kades Sukosewu Terancam Diberhentikan
Kepala Desa Sukosewu berinisial WPN terancam diberhentikan lantaran terjerat kasus hukum. Proses pemberhentian Kades tersebut masih dalam proses.
Kepala Desa Sukosewu berinisial WPN terancam diberhentikan lantaran terjerat kasus hukum. Proses pemberhentian Kades tersebut masih dalam proses.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Sukosewu saat ini adalah Kasi Pemerintahan Pemkab Bojonegoro, Martoyo. Ia menjabat Pj Kades Sukosewu baru beberapa hari lalu.
Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro melakukan penyelidikan dugaan kasus Kepala Desa (Kades) Glagahwangi berinisial HA, yang diduga menyalahgunakan anggaran desa.
Meski besaran Dana Desa (DD) tahun 2019 masih belum final. Namun, sudah bisa dijadikan acuan untuk menyusun Rancana Kerja Pemerintah (RKP) Desa.
Tahun ini besaran Dana Desa (DD) mengalami kenaikan dibandingkan besaran DD pada tahun lalu. Kenaikan DD tersebut sekitar Rp49,3 miliar lebih.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro menyesalkan kasus dugaan korupsi ole Kepala Desa (Kades) Sukosewu. Kasus ini jelas menjadi catatan hitam tersendiri bagi DPMD.
Berbagai unsur masyarakat dan pemangku kebijakan mengikuti Diseminasi Hasil Program Gerakan Komunitas Sadar Kesehatan (Aku Sehat) yang diselenggarakan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bermitra dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada (STIKes ICsada) Bojonegoro. Acara berlangsung di ruang pertemuan Aston Hotel, Selasa (22/1/2019).
Pemaparan hasil program gerakan Komunitas Sadar Kesehatan (Aku Sehat) dirasa sangat memuaskan. Hal itu, disampaikan Yayasan Ketua Dharma Cendekia yang juga tim ahli kesehatan, Nurul Jariyatin saat memaparkan hasil program selama tahun 2017 - 2018, Selasa (22/1/2019).
Di Musim Hujan (MH) ini petani harus waspada serangan hama Penggerek Batang Padi Kuning (PBPK). Petani di Bojonegoro menyebut PBPK dengan nama Sundep atau Beluk. Sundep atau Beluk merupakan hama utama pada tanaman padi yang menimbulkan kerusakan berat dan kehilangan hasil panen yang tinggi.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendikia Husada (STIKes ICsada) dan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) telah bekerjasama selama dua tahun dalam Program Gerakan Komunitas Sadar Kesehatan (Aku Sehat), yang dilaksanakan di wilayah operasi lapangan Banyuurip.