Yayasan Bimantari dengan dukungan Operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) mengembangkan perekonomian masyarakat lewat Program Peternakan Terpadu. Program ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian di tiga desa sekitar lokasi Lapangan Banyuurip yakni Desa Mojodelik, Desa Gayam, dan Brabowan.
Sebagai daerah penyandang kawasan agropolitan bersama dengan dua kecamatan lainnnya,Yakni Kecamatan Kapas dan Kalitidu, Kecamatan Dander akan membuka wisata baru berbasis kebun buah di Desa Kunci dan Desa Sumberarum.
Berdasar pada data Badan Pusat Statistik Kabupaten Bojonegoro, secara astronomis Kabupaten Bojonegoro terletak pada posisi 112°25´-112°09´ BT dan 6°59´-7°37´ LS, serta jumlah penduduk sebesar 1.450.889 jiwa. Luas dan banyaknya penduduk ini tidak dapat dipungkiri bahwa Bojonegoro bisa semakin Matoh. Hal ini juga sesuai dengan jargon masa pemerintahan Bupati Suyoto, M.Si yaitu ‘Bojonegoro Matoh’. Bupati Suyoto juga membuat lagu dengan judul ‘Bojonegoro Matoh’. Salah satu lirik yang bisa digarisbawahi adalah Bojonegoro semangat berbenah, Bojonegoro tak henti berkarya, Bojonegoro semua pasti suka, Bojonegoro matoh. Pada lirik ini sangat memotivasi masyarakat untuk selalu membuat inovasi-inovasi yang bisa menjadikan Bojonegoro lebih matoh di-era selanjutnya. Untuk itu pada tulisan kali ini saya menawarkan tiga pilar yang nantinya dapat dijadikan sebagai penopang Kabupaten Bojonegoro agar semakin matoh. Pilar tersebut yaitu:
Setelah diresmikan untuk dibuka bagi khalayak umum pada 1 Januari 2015 tahun lalu, destinasi wisata Negeri Atas Angin, yang terletak di Desa Deling, Kecamatan Sekar hingga kini belum dilengkapi sarana untuk Mandi, Cuci, Kakus (MCK) dan musala.
Untuk menambah wahana yang ada di Wisata Negeri Atas Angin, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Deling, Kecamatan Sekar sebagai pengelola akan berkoordinasi dengan pengelola wisata dari Malang. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung.
Jalan yang ambles beberapa bulan yang lalu, tepatnya di utara jembatan Waduk Pacal, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, hingga saat ini, Rabu (12/4/2017) masih belum bisa diatasi.
Malang tak dapat ditolak, seorang pelajar SMP Kalitidu ditemukan tak bernyawa di Waduk Dayakan Desa Wotanngare, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, sore kemarin. Jazad korban tenggelam di dasar waduk dalam kondisi tak bernyawa.
Dibukanya pintu waduk pacal, di wilayah Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, mengakibatkan lahan pertanian milik warga sekitar tergerus dan longsor, Sabtu (8/4/2017).
Sejak beberapa waktu kemarin pintu waduk pacal yang ada di Desa Kedungsumber Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro sudah dibuka. Pasalnya hujan yang terjadi di Kota Ledre, terutama di wilayah selatan intensitasnya masih tinggi.
Selain melimpahnya sumber daya alam seperti minyak dan kayu Jati, sebenarnya Kabupaten Bojonegoro mempunyai banyak Destinasi wisata, namun kurangnya perbaikan serta serta explorasi membuat masyarakat jarang mendatanginya.