LAZISNU Bojonegoro Dropping Air Bersih "Sedekah Air" di Kecamatan Ngraho
LAZISNU PCNU Bojonegoro memulai dropping air bersih ke desa-desa yang membutuhkan, terutama kecamatan-kacamatan di wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro.
LAZISNU PCNU Bojonegoro memulai dropping air bersih ke desa-desa yang membutuhkan, terutama kecamatan-kacamatan di wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro.
Kekeringan dan kesulitan air bersih mulai dirasakan warga di pinggiran hutan atau wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro. Beberapa kecamatan telah dilaporkan mulai sulit mendapatkan bersih.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menangani dampak musim kemarau. Sebagai bentuk pelayanan prima dan respons cepat terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, BPBD Bojonegoro secara intensif menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah titik.
Memasuki musim kemarau tahun 2026, ancaman kekeringan mulai membayangi Kabupaten Bojonegoro. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mencatat sebanyak 93 desa yang tersebar di 24 kecamatan berpotensi mengalami krisis air bersih.
Bojonegoro kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menerima penghargaan atas Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan Status Kinerja Tinggi berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) tahun 2025.
Sebanyak 93 Desa di Kabupaten Bojonegoro terancam mengalami kekeringan pada musim kemarau tahun 2026. Kemarau tahun ini diprediksi bakal lebih kering, sehingga berdampak signifikan terhadap sektor pertanian dan ketersediaan air bersih di wilayah desa.
Prestasi gemilang kembali ditorehkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bojonegoro dalam ajang TOP BUMD Awards 2026. Dua BUMD unggulan, yakni Bank BPR Bojonegoro dan Perumda Tirta Buana Bojonegoro (PDAM), sukses meraih penghargaan dalam acara yang digelar di Hotel Raffles Jakarta pada Senin (13/4/2026).
Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan perekonomian masyarakat melalui berbagai program strategis, mulai dari pembangunan koperasi hingga infrastruktur di wilayah pelosok. Hal itu disampaikan Dandim saat konferesi pers dan halal bi halal yang diselenggarakan di kawasan Makodim setempat, JUmat (3/4/2026).
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Buana Bojonegoro terus memacu pengembangan infrastruktur air bersih di sejumlah wilayah guna meningkatkan cakupan layanan hingga 8.000 sambungan rumah (SR) pada tahun 2026. Pengembangan tersebut difokuskan di wilayah Sugihwaras, Kepohbaru, Kedungadem, Sumberejo, hingga kawasan barat Bojonegoro, termasuk Kecamatan Ngambon.
Pemerataan air bersih yang aman dan layak konsumsi bagi masyarakat, terus ditingkatkan. Terbaru, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) di wilayah timur Bojonegoro melalui pembangunan IPA Wedoro intake Waduk Gongseng.