Proyek Puluhan Miliar Terancam Gagal Bayar
Kontraktor Geruduk Kantor Pemkab Bojonegoro
Ratusan kontraktor yang tergabung dalam Forum Kontraktor melakukan aksi ujuk rasa (Unras) di kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Selasa (8/1/2019).
Ratusan kontraktor yang tergabung dalam Forum Kontraktor melakukan aksi ujuk rasa (Unras) di kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Selasa (8/1/2019).
Para kontraktor melakukan aksi di depan kantor Pemerintah Kabupaten Bojonegoro (Pemkab), Selasa (8/1/2019), mereka menuntut Pemkab segera membayar hak mereka karena telah menyelesaikan proyek pada tahun 2018. Tapi hingga memasuki tahun 2019, mereka belum menerima pembayaran yang sudah menjadi haknya. Terlihat perwakilan kontraktor menyuarakan aspirasinya.
Puluhan Petugas dari Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro bersiap menjaga keamanan aksi unjuk rasa (Unras) yang dilakukan Forum Kontraktor di depan kantor Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Selasa (8/1/2019).
Akibat pengerjaan proyek yang terancam gagal dibayar, Forum Kontraktor bakal melakukan aksi unjuk rasa (Unras) di kantor DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Selasa (8/1/2019).
Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Sukur Priyanto, tidak menyalahkan jika para kontraktor yang menjadi korban gagal bayar proyek pembangunan yang sudah selesai pada 2018 melakukan aksi demonstrasi.
Sejumlah proyek yang sudah selesai dikerjakan oleh Kontraktor pada tahun 2018 terancam gagal bayar. Akibatnya, para kontraktor resah serta akan melakukan demo ke Pemkab dan DPRD Bojonegoro.
Aksi unjuk rasa yang bakal dilakukan Forum Kontraktor Kabupaten Bojonegoro ditunda. Pasalnya, pada Selasa (7/1/2019) para kontraktor tersebut dijadwalkan bertemu Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah.
Meski sudah bukan bulan Agustus lagi, namun warga Desa Tejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro baru memulai perlombaan di desanya pada tanggal 2 September lalu.
Merasa dipersulit saat mengikuti lelang, sebanyak 25 kontraktor yang tergabung dalam Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (Gapensinas) Bojonegoro gelar aksi demo di halaman Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Selasa (15/5/2018).
Wujud nyata ditunjukkan Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro (Organisasi Serbaguna Gotong Royong) 1957 untuk membantu petani di Kabupaten Bojonegoro. Salah satunya disalurkannya traktor bagi kelompok tani di Kota Ledre, sehingga para petani semakin berdaya dan mudah dalam bercocok tanam.