Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Suasana tidak biasa berlangsung di salah satu warung di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026) siang. Seratus lebih warga mengikuti kegiatan sosialisasi DPRD Jawa Timur dengan tema "Dampak Teknologi Terhadap Kehidupan Sosial".
Acara dibuka anggota DPRD Jatim dari Partai Gerindra, H. Budiono, S.Sos., M.A.P., dengan narasumber CEO Blok Media Group (BMG) yang membawahi blokTuban.com dan blokBojonegoro.com, Muhammad Abdul Qohhar.

Mewakili kepala desa dan perangkat desa, Marzudi mengucapkan banyak terima kasih atas kegiatan yang digelar oleh Pak Budiono. Sebab, Pak Budiono termasuk anggota dewan yang cukup dekat dengan masyarakat.
"Materi ini sangat bagus, karena di masyarakat media sosial perlu digunakan dengan bijaksana. Terima kasih kepada Pak Budiono, Anggota DPRD Jatim Dapil XII Bojonegoro-Tuban," tambahnya.
Sementara itu Pak Budiono mengaku bersemangat dengan para peserta yang luar biasa. Ia berharap, warga yang ikut acara bisa mencerna dengan baik materi. Sebab, sangat penting memanfaatkan teknologi yang tepat untuk kehidupan di masyarakat.
"Kita terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat, terutama di Kabupaten Tuban dan Bojonegoro. Agar jika ada sesuatu yang kurang pas di masyarakat, bisa dicarikan solusi bersama-sama," pungkas Pak Budiono.

Sementara itu Mas Koko, panggilan akrab CEO Blok Media Group (BMG) Muhammad Abdul Qohhar menerangkan dengan jelas mengenai beberapa platform yang selama ini jika digunakan sembarangan oleh anggota masyarakat bisa memicu perselisihan.
"Sebab, saat ini di desa, tingkat RT, wali murid PAUD, RA/TK dan SD/MI rata-rata mempunyai group media sosial. Bahkan banyak yang tidak bisa mengontrol percakapan dan lain-lain, sehingga bisa menimbilkan perselisihan dengan tetangga," katanya.
Oleh karena itu, penting menahan diri sebelum menulis atau menyebarkan konten di media sosial. Bahkan, medsos bisa dipakai untuk publikasi desa, memperluas jaringan penjualan produk UMKM, dan sebagainya. [mad]