Skip to main content

Category : Tag: Asi


Rapatkan Barisan, Konsolidasi PDIP Bojonegoro Dihadiri Sekjend DPP

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bojonegoro menggelar konsolidasi kader di aula kantor PDIP setempat, Senin (9/12/2019). Selain mengundang seluruh kader Banteng di Kota Ledre, Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristianto hadir langsung memberikan pengarahan.

Nikah Dini di Bojonegoro Masih Tinggi, Dispensasi Nikah Diperketat

Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro bakal memperketat permintaan Dispensasi Kawin (Diska) bagi para calon pengatin yang usianya masih dibawah 19 tahun. Hal itu mengacu surat yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung (MA) No.5 tahun 2019, tentang pedoman mengadili permohonan Dispensasi Kawin.

Ajak Siswa Membaca di Era Teknologi Informasi

Era teknologi informasi seperti saat ini, perkembangan ilmu pengetahuan begitu cepat. Namun di sisi lain, terjadi penurunan minat baca siswa. Perkembangan teknologi informasi yang luar biasa tidak dibarengi kesiapan mental siswa dalam menyikapinya.

Sosialisasi 4 Pilar

Gotong Royong Perkuat Persatuan Bangsa

Kearifan lokal dengan semangat persatuan dapat dilakukan melalui banyak hal, salah satunya gotong royong antar warga masyarakat. Sehingga nilai luhur tersebut sebagai bentuk menjaga persatuan Bangsa.

Tabungan Emas, Instrumen Investasi yang Makin Diminati Masyarakat

Emas kini semakin diminati masyarakat sebagai sarana pengembangan investasi. Salah satunya yang dikembangkan cabang PT Pegadaian (Persero) Kabupaten Bojonegoro yang mampu mencatatkan peningkatan titipan emas melalui Tabungan Emas setiap bulannya.

Lapangan Gas JTB

Ada Perbaikan Rel Kereta, Pengiriman Absorber Diistirahatkan

Pengiriman alat berat (absorber dan selexol) yang dilakukan PT. Rekayasa Industri (Rekind), terpaksa berhenti sementara waktu. Pasalnya perjalanan alat Eksploitasi Gas yang ada di lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB) Bojonegoro ini, harus menunggu perbaikan rel Kereta Api (KA) yang akan dilewati.

Ibu Klumpuk Hidup Sebatang Kara Tetap Terbantu KIS

Ibu Klumpuk (70 tahun) hidup sebatang kara di Desa kedungadem Kabupaten Bojonegoro. Semenjak ditinggal suami meninggal dan anak–anaknya yang harus mengadu nasib di Ambon, Ibu Klumpuk menjadi tidak memperhatikan hidupnya terutama kesehatannya. Sampai–sampai Klumpuk harus keluar masuk Rumah Sakit karena divonis sakit gastritis kronis, sehingga mengharuskannya untuk rawat inap. Hidupnya kini bergantung kepada tetangganya yang sangat baik hati bernama Lasimah.