Hari Ketiga, Pencarian Warga Tenggelam Dilanjutkan
Tim SAR BPBD Bojonegoro kembali melanjutkan pencarian warga Desa Tulungagung, RT.09/RW.05 Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Minggu (22/1/2017) sore.
Tim SAR BPBD Bojonegoro kembali melanjutkan pencarian warga Desa Tulungagung, RT.09/RW.05 Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Minggu (22/1/2017) sore.
Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang bertepatan tanggal 9 Februari, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bojonegoro akan menggelar rangkaian Roads to Campus Bojonegoro, bakti sosial, donor darah, serta sarasehan bersama.
Belajar itu tak berbatas ruang dan waktu. Anak kecil, remaja, orang dewasa, tidak ada kata henti untuk belajar. Di rumah, di sekolah, di alam terbuka, belajar bisa dilakukan dimana saja. Setidaknya itulah prinsip yang dipegang teguh Wiwik Widawati, 40 tahun. Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Gondang Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro itu masih terus belajar dan mengajak guru-guru untuk terus menimba ilmu.
Mayat perempuan bertato yang ditemukan di Bengawan Solo wilayah Desa Ngablak, Kecamatan Dander siang tadi diduga kuat warga Cepu, Jawa Tengah.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Pertanian akan menyerahkan mekanisme pengadaan bibit jambu biji kepada Pemerintah Desa langsung. Kebijakan ini diberlakukan mulai tahun 2017 ini, sebelumnya mekanisme pengadaan bibit jambu dilakukan oleh Pemkab.
Tim Search and Rescue (SAR) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro pagi tadi kembali melanjutkan pencarian jasad pria asal Desa Tulungagung, Kecamatan Malo yang tenggelam di Bengawan Solo. Di saat pencarian pencarian dilakukan, petugas menemukan mayat lain berjenis kelamin perempuan.
Kasus yang menimpa anak di Kabupaten Bojonegoro setiap tahunnya masih saja terjadi. Namun di tahun 2016, kasus perlindungan anak yang ditangani Polres Bojonegoro paling banyak didominasi kasus persetubuhan yang jumlahnya mencapai 15 kasus.
Dari jumlah koperasi yang terdaftar sebanyak 1.307 di Kabupaten Bojonegoro, baru sekitar 32 koperasi yang melaporkan hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT). PAdahal RAT ini sendiri merupakan agenda tahunan yang wajib dilakukan oleh kepengurusan kopersi yang berisi pertanggungjawaban pengurus selama satu tahun dan wjib dilaporkan ke Dinas Koperasi dan UMKM.
Sampai saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih menetapkan siaga 24 jam untuk mengantisipasi bencana di Kabupaten Bojonegoro. Sebab, ancaman musibah masih mengintai Kota Ledre dengan kondisi hujan lebat dan angin kencang.
Belakangan ini, tinggi muka air di Bengawan Solo menunjukkan tren fluktuatif. Walaupun sekarang di bawah siaga, namun hujan lebat disertai angin kencang bisa membuat air kembali naik. Hal itu membuat petani yang ada di bantaran ketar-ketir.