Etnomatematika merupakan salah satu pendekatan dalam pembelajaran yang mengaitkan antara matematika dan budaya. Pendekatan ini memandang bahwa konsep dan praktik matematika tidak hanya bersumber dari sistem formal di sekolah, tetapi juga berkembang dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui kebiasaan, simbol, aturan, hingga budaya.
Ada banyak kebutuhan para guru sebagai pendidik di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Beberapa diantaranya adalah pengimplementasian Kurikulum Merdeka Belajar, Pembelajaran Berdeferensiasi, berbagi praktik baik, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dan meningkatkan mutu pembelajaran.
PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 kembali menyelenggarakan Kampanye Edukasi Kenal Migas di lingkungan sekolah. Kegiatan Kenal Migas ini merupakan hasil kolaborasi antar fungsi di lingkungan PEPC Zona 12 yang diinisiasi oleh komunitas 4 Twelve sebagai bentuk komitmen kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitarnya.
Era baru pendidikan Indonesia telah dimulai. Impelemtasi kurikulum merdeka diharapkan mampu mewujudkan sebuah proses pembelajaran yang berpihak pada murid (sesuai dengan bakat, minat dan kebutuhan belajar murid). Selain itu, implementasi kurikulum merdeka juga diharapkan mampu mendorong murid untuk mengeksplor bakat dan minatnya secara maksimal. Secara definitif kurikulum merdeka dapat diartikan sebagai kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. (https://ditpsd.kemdikbud.go.id/hal/kurikulum-merdeka). Implementasi kurikulum merdeka ini juga ditujukan untuk mampu menjamin dan mewujudkan lingkungan belajar menimbulkan rasa aman dan nyaman bagi murid, sehingga konsep merdeka belajar yang diusung oleh pemerintah (baik merdeka bagi siswa saat belajar maupun merdeka bagi guru saat mengajar) benar-benar bisa diwujudkan sehingga rangkaian proses pembelajaran dalam kurikulum merdeka ini nantinya juga mampu mendorong terwujudnya nilai-nilai karakter murid yang disebut dengan profil pelajar Pancasila.
Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 7 telah serempak digelar oleh masing-masing wilayah. Di Bojonegoro, lokakarya bertajuk Festival Panen Hasil Belajar ini digelar di area GOR SMT Tikusan Bojonegoro.
Sebelumnya beredar unggahan dari di sosial media terkait acara wisuda yang banyak digelar mulai dari anak TK hingga SMA. Bahkan perpisahan atau purnawiyata siswa tersebut dianggap terla:_ berlebihan dan dinilai membebankan orang tua.
Kementerian Agama meminta para guru terus meningkatkan kapasitas dirinya agar dapat mengikuti perkembangan zaman. Dengan begitu, para guru juga dapat mendampingi belajar siswa dengan lebih baik.
Rancangan peraturan daerah (Raperda) penyelenggaraan perlindungan perempuan dan anak yang telah di inisiasi oleh DPRD kabupaten Bojonegoro. Khususnya komisi C, telah memasuki tahapan pembahasan untuk menguji naskah akademik yang telah dibentuk.