Hingga Agustus 2018, Ada 3 Kasus Pembuangan Anak
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bojonegoro mencatat setidaknya ada sekitar 3 kasus pembuangan anak di bawah umur. Kasus tersebut selama kurun waktu Januari hingga Agustus 2018.
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bojonegoro mencatat setidaknya ada sekitar 3 kasus pembuangan anak di bawah umur. Kasus tersebut selama kurun waktu Januari hingga Agustus 2018.
Fenomena pembuangan bayi di Kabupaten Bojonegoro, rupanya hampir setiap tahun terjadi. Seperti yang terjadi penemuan bayi perempuan di warung tepatnya Jalan Raya Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (2/8/2018).
Setelah ditemukan, polisi masih mencari pelaku pembuangan bayi perempuan di warung yang terletak di Jalan Letda Sutjipto RT.37/RW.06 Dusun Brangkal Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupeten Bojonegoro, Kamis (2/8/2018) pagi.
Diduga melahirkan bayi hasil hubungan gelap, seorang ibu di Dusun Piji RT.01/RW.07 Desa Sumberjo, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro tega membunuh bayi kandungnya. Sadisnya, untuk menghilangkan jejak, bayi tak berdosa itu dibuang ke dalam jamban di belakang rumah usai dilahirkan, Jumat (18/5/2018) tadi.
Masih ingat kasus pembuangan bayi di Desa Karangmangu, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro beberapa minggu yang lalu. Menanggapi adanya kejadian tersebut, Pusat Pelayanan Perempuan dan Anak (P3A) Bojonegoro baru angkat bicara.
LA (30), warga asal Desa Karangmangu, Kecamatan Ngambon, Bojonegoro terpaksa diamankan polisi lantaran membuang anak kandungnya di pinggir sungai, Rabu (28/3/2018).
Pihak kepolisian tak perlu butuh waktu lama untuk mengamankan pelaku pembuangan bayi di tepi sungai Desa Karangmangu Kecamatan Ngambon Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya Ibu bayi, LA (30), berhasil diamankan polisi meskipun sempat tidak mengakui darah dagingnya.
Kasus pembuangan bayi berjenis kelamin perempuan yang terjadi di Desa Karangmangu, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (28/3/2018) di pinggir sungai wilayah setempat, mendapatakan perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bojonegoro.
Lagi-lagi perilaku biadab oknum orang tua yang tidak bertanggung jawab terjadi di Bojonegoro. Masih ingat dibenak kita tahun 2017 lalu, salah seorang ibu muda tega membunuh darah dagingnya yang baru dilahirkan dan dikubur di pekarangan rumah, bayi tersebut hasil hubungan gelap dangan sang pacar. Setelah itu juga ditemukan sosok bayi yang ditinggal oleh orang tuanya di depan rumah warga yang ada di Kecamatan Baureno.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten (DLH) Bojonegoro melakukan bersih-bersih sampah di sepanjang jembatan wilayah Kecamatan Kalitidu, Jumat (23/2/2018), tepatnya jembatan barat pasar.