Princess Cup ke 23 Tahun 2026
Dramatis..! Timnas Putri U-18 Kalah 2-3 dari Vietnam, Gagal ke Final
Tim Nasional Voli Putri Indonesia U-18 yang lolos sebagai runner up Est Cola 'Princess Cup' ke-23 tahun 2026 menghadapi Vietman di semifinal.
Tim Nasional Voli Putri Indonesia U-18 yang lolos sebagai runner up Est Cola 'Princess Cup' ke-23 tahun 2026 menghadapi Vietman di semifinal.
Tim Nasional Voli Putri Indonesia U-18 lolos sebagai runner up Est Cola 'Princess Cup' ke-23 tahun 2026. Sesuai jadwal, Indonesia akan menghadapi Vietman pada Sabtu (27/6/2026) sore.
Walaupun kalah telak dari tuan rumah Thailand di laga terakhir Grup A, Tim Nasional Voli Putri Indonesia U-18 tetap lolos sebagai runner up Est Cola 'Princess Cup' ke-23 tahun 2026. Walaupun kalah, namun Timnas Indonesia U-18 tetap lolos ke babak semifinal dan akan menghadapi Vietnam. Rencananya pertandingan digelar Sabtu (27/6/2026) untuk menentukan siapa yang akan lolos ke babak puncak turnamen terbesar kelompok umur di Asia Tenggara tersebut.
Laga terakhir Tim Nasional Voli Putri Indonesia U-18 di Est Cola 'Princess Cup' ke-23 tahun 2026, berakhir dengan kekalahan telak. Bertanding di Terminal 21 Korat, Provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand, Kamis (25/6/2026), Srikandi Garuda Muda kalah dengan skor telak 0-3 (25-27, 18-25, 24-26).
Kemenangan dua laga awal Tim Nasional Voli Putri Indonesia U-18 di Est Cola 'Princess Cup' ke-23 tahun 2026, tak lepas dengan sosok Tina Syifa dan Arimbi Syifana. Namun, ada satu opposite yang tak kalah mencuri perhatian, ia adalah Venisa Dwi Oktaviani.
Tim Nasional Voli Putri Indonesia U-18 kembali meraih kemenangan telak saat Est Cola 'Princess Cup' ke-23 tahun 2026. Bertanding di Terminal 21 Korat, Provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand, Rabu (24/6/2026), Srikandi Garuda Muda sukses mengalawahkan Hong Kong dengan skor telak 3-0 (25-16, 25-22, 25-17).
Timnas Voli Putri U-18 Indonesia mengawali Kejuaraan Voli Putri U-18 Asia Tenggara Est Cola “Princess Cup” ke-23 tahun 2026 dengan hasil mentereng, Selasa (23/6/2026).
Anggota DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto akhirnya memberikan klarifikasi terbuka terkait laporan dugaan penggunaan ijazah palsu yang dilayangkan oleh seorang berinisial MH ke Polda Jawa Timur dan diteruskan ke Polres Bojonegoro.
Saat lampu panggung senyap dalam gelaran Bojonegoro Arts Circle di Gedung BCH Bojonegoro, seorang aktor muncul diantara penonton. Ia berbicara, bergerak, dan menjelma menjadi beragam wajah manusia dengan sebuah spot lampu sederhana yang dibawa dalam monolog Dalam Topeng-Topeng.
Dari laut lepas hingga fasilitas energi di daratan, semangat emansipasi perempuan Indonesia terus tumbuh. Nilai yang dulu diperjuangkan Raden Ajeng Kartini kini terwujud lewat perempuan-perempuan yang berdiri di garis depan industri hulu migas.