Di era teknologi, tak jarang orangtua menghadiahkan screen time atau membolehkan bermain gawai sebagai hadiah ketika anak berperilaku baik. Padahal, hadiah tersebut jutsru cenderung membuat anak makin ketagihan kepada gawainya.
Pada 2019 ini, Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bojonegoro, bakal membangun Tempat Penitipan Anak (TPA) di daerah yang dekat dengan industri. Nantinya TPA itu akan dibangun di 3 titik yakni Kecamatan Baureno, Kapas dan Kalitidu.
Di era teknologi, tak jarang orangtua menghadiahkan screen time atau membolehkan bermain gawai sebagai hadiah ketika anak berperilaku baik. Padahal, hadiah tersebut jutsru cenderung membuat anak makin ketagihan kepada gawainya.
Saat kita baru menjalin hubungan, biasanya apa yang disukai oleh pasangan otomatis menjadi hobi baru kita. Bukan hal yang mengejutkan jika kita mulai mengadopsi kebiasaan yang sama dengan kekasih.
Korban prostitusi online yang dilakukan tersangka berinisial YL warga Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro ini tidak main-main. Lantaran korbannya hampir dari semua kalangan.
Aparat di Satreskrim Polres Bojonegoro membongkar dugaan prostitusi online, Selasa (8/1/2019). Seorang mucikari berinisial YL yang tinggal di wilayah Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, ditangkap. Sesuai KTP, YL berasal dari Kecamatan Kapas. Ia telah menjalankan bisnis esek-esek itu 3 tahun belakangan ini. Untuk menarik pelanggan, YL meminta perempuan yang akan dijajakan untuk foto seksi. Ada 10 perempuan yang ada di daftar mucikari sesuai pengakuan. Petugas menyita barang bukti uang Rp700.000 dan sebuah HP. Akibat perbuatannya itu YL dikenakan Pasal 12 Nomor 21 tahun 2017 tentang perdagangan orang dan UU ITE Nomor 11 tahun 2009 dengan acaman hukuman 4 tahun penjara.
Persiapan menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) terus dilakukan oleh Sekolah, hal itu guna memberikan kesiapan siswanya, slah satunya yakni menggelar tahapan try out di masing-masing sekolah.
Tahun baru 2019 telah dimulai. Berbagai resolusi tahun baru diucapkan. Tapi, selain bertekad berhenti merokok, mengurangi gula, dan target lainnya, penting pula untuk memikirkan kesehatan mental kita.
Secara sadar maupun tidak, banyak dari kita yang sering mengeluh. Mulai dari hal terkecil seperti kemacetan, rekan-rekan kerja yang tidak maksimal dalam bekerja, kesalahan yang dilakukan anggota keluarga, dan lainnya.