Skip to main content

Category : Tag: Kek


Bencana Kekeringan di Bojonegoro (4)

Giliran Alumni 94 SMPN Kedungadem Suplai Air

Silih berganti lembaga, komunitas atau bahkan perseorangan yang peduli untuk membantu air bersih. Pengiriman dilakukan ke desa-desa yang membutuhkan, termasuk wilayah Kedungadem, Sumberrejo, Kepohbaru dan lain-lain.

Bencana Kekeringan di Bojonegoro (3)

Kiriman Air Mengalir dari Lembaga di Kota Ledre

Kebutuhan air bagi warga terdampak bencana kekeringan di 18 kecamatan se Kabupaten Bojonegoro sangat mendesak. Bahkan bisa dibilang tidak bisa ditunda-tunda lagi. Sebab, air merupakan kebutuhan utama bagi masyarakat.

Bencana Kekeringan di Bojonegoro (2)

Ngasem dan Sumberrejo Banyak Minta Kiriman Air

Dari jumlah 66 desa di 18 kecamatan se Kabupaten Bojonegoro yang mengajukan dropping air bersih, desa terbanyak ada di Kecamatan Ngasem. Sekitar 10 desa membutuhkan bantuan air bersih.

Bencana Kekeringan di Bojonegoro (1)

18 Kecamatan Kurang Air Bersih

Musim kemarau yang cukup panjang membuat wilayah Kabupaten Bojonegoro bertambah kering. Terutama di bagian selatan dan barat jantung Kota Ledre.

Anggaran Droping Air Bersih Habis, BPBD Gunakan Anggaran Pemprov

Kemarau panjang yang masih melanda Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro masih terus melakukan dropping air ke desa yang kesulitan air bersih, meski anggaran yang disediakan untuk bantuan air bersih sudah habis sejak awal September.

Dugaan Kekerasan di Lingkungan Sekolah

DPRD Bakal Panggil Disdikda Bojonegoro

Dugaan adanya tindak kekerasan yang terjadi terhadap siswa di lingkungan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang ada di Kecamatan Kota Bojonegoro, beberapa waktu lalu, Mendapat perhatian dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro.

Dugaan Kekerasan di Lingkungan Sekolah

Dewan Pendidikan: Kekerasan di Lingkungan Sekolah Masih Kerap Terjadi

Dugaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum guru yang terjadi di lingkungan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang ada di Kota Bojonegoro memang sangat disayangkan oleh Dewan Pendidikan Bojonegoro, bahkan, tidak dipungkiri kekerasan serupa juga masih sering terjadi dilingkungan sekolah, meski beberapa waktu lalu sekolah di Bojonegoro berkomitmen untuk menjadi sekolah ramah anak.