Target Disdik, Sebelum UN Kekosongan Kepsek Selesai
Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro menargetkan pengisian kekosongan Kepala Sekolah (kepsek) bisa selesai akhir bulan Maret tahun 2019 ini, atau sebelum Ujian Nasional (UN).
Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro menargetkan pengisian kekosongan Kepala Sekolah (kepsek) bisa selesai akhir bulan Maret tahun 2019 ini, atau sebelum Ujian Nasional (UN).
Kekosongan jabatan sekolah kian bulan terus terjadi. Pada tahun 2019 ini bakal ada sekitar puluhan jabatan kekosongan kepala sekolah lagi dikarenakan memasuki masa pensiun.
Kasus kekerasan dalam keluarga di Kabupaten Bojonegoro relatif banyak. Terbukti, data dari Kepolisian Resor Bojonegoro menyebutkan ada 24 kasus selama tahun 2018.
Maraknya kasus buliying maupun penelantaran ekonomi anak di Bojonegoro masih terjadi. Meski begitu penanganan kasus tersebut langsung bisa diselesaikan baik melalui mediasi maupun pendampingan korban.
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Bojonegoro, mengingatkan jika ada kekerasan perempuan dan anak, masyarakat diharapkan segera malapor.
Guna memfasilitasi korban kekerasan anak yang ada di Bojonegoro, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bojonegoro berencana membangun rumah perlindungan bagi kekerasan anak di Bojonegoro pada 2019 ini.
Angka kekerasan perempuan dan anak yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro selama 2018 terbilang cukup tinggi.
Saat ini kebutuhan guru mata pelajaran (Mapel) jenjang SMK di Bojonegoro mencapai 476 orang. Dari jumlah itu kekurangan guru didominasi Mapel Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (PAI) dan Bimbingan Konseling (BK) yakni sebanyak 37 orang.
“Violence against women is not cultural. It is criminal. Equality cannot come eventually. It’s something we must fight for now. “(Samantha Power – mantan Dubes A.S. untuk PBB). Kekerasan terhadap perempuan jika dianggap sebagai budaya akan memunculkan sikap permisif yang melanggengkan perilaku tersebut. Namun, jika dikategorikan sebagai kejahatan maka akan menjadi faktor pencegah terulangnya atau terjadinya tindak kekerasan terhadap perempuan.
Fenomena kekerasan di dunia pendidikan tidak menutup kemungkinan terjadi di Kabupaten Bojonegoro. Sehingga perlu adanya langkah preventif dalam kegiatan proses belajar mengajar, salah satunya seperti yang dilakukan SMKN 2 Bojonegoro dengan mendirikan 'Benteng SMK', yang dilaunching langsung Kapolres Bojonegoro, AKBP Ari Fadly, Senin (26/11/2018).