Hore...! Guru Madrasah Non PNS Dapat Insentif, Total Rp.6 M
Ribuan guru madrasah non PNS di lingkup Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, bakal segera mendapatkan insentif Rp250 ribu perbulan.
Ribuan guru madrasah non PNS di lingkup Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, bakal segera mendapatkan insentif Rp250 ribu perbulan.
Terinspirasi dari keberhasilan siswa MINU Bojonegoro yang berhasil meraih medali perak pada KSM Nasional 2018 di Bengkulu, Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, berharap kepada seluruh madrasah baik untuk membuka kelas unggulan agar madrasah tidak kesulitan mencari siswa yang punya talenta dan kecerdasan dan siap mengikuti berbagai kompetisi.
Dua siswa Madrasah tingkat Ibtidaiyah dan Aliyah mewakili ditunjuk oleh Provinsi Jawa Timur untuk mengikuti Kompetensi Sains Madrasah (KSM) tingkat Nasional di bidang Matematika yang dilaksanakan di Bengkulu, Pulau Sumatera pada Rabu (26/9/2018) September ini.
Tahun 2018 ini banyak madrasah yang mengajukan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), namun hanya ada tiga madrasah yang disetujui.
Pada tahun 2018 ini, tercatat ada 9.228 lembaga yang mengikuti akreditasi. Namun jumlah itu belum sepenuhnya bisa dilaksanakan akreditasinya tahun ini.
Ratusan siswa dan wali murid beserta guru se-Kecamatan Padagang dan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (11/4/2018) pagi berkumpul bersama. Kegiatan berlangsung di Masjid Besar Padangan dengan mengambil tema “Istighosah dan Parenting Education, serta komitmen bersama sukses UAMBD dan USBN tahun 2018 siswa-siswi kelas 6 se-Kecamatan Padagang dan Margomulyo”.
Lembaga Pendidikan mulai Raudhlotul Atfal (RA) hingga Madrasah Aliyah (MA) yang berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, tahun 2018 ini yang sudah masuk verifikasi pengajuan pembangunan lembaga pendidikan sebanyak 23 madrasah.
Seratusan madrasah mulai tingkat Ibtidaiyah (MI) hingga Madrasah Aliyah (MA) pada tahun 2018 ini mengusulkan untuk akreditasi kembali.
Adu kecerdasan siswa madrasah dalam Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Bojonegoro di bidang akademik diikuti ribuan siswa yang dilaksanakan sehari, telah diketahui hasilnya. Mulai tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga Madrasah Aliyah (MA).
Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang diikuti ribuan siswa, disamping untuk beradu ketangkasan terkait sains juga sebagai uji mental bagi siswa madrasah yang berada di daerah pinggiran Bojonegoro. Oleh karenanya pelaksanaan KSM ini banyak dimanfaatkan oleh madrasah yang jauh dari kota.