Skip to main content

Category : Tag: Madrasa


99 Madrasah Terima Sertifikat Akreditasi

Guna mendukung pembelajaran dan menigkatkan tata kelola yang baik akreditasi setiap madrasah menjadi hal penting. Oleh karenanya sebanyak 99 madrasah, Jumat (2/2/2018) siang menerima sertifikat akreditasi.

Rawan Politik, Dirjen Pendis RI Batal Datang ke Bojonegoro

Pembinaan guru madrasah yang sekiranya akan dihadiri oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen) Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) dan Kabid Pendma Provinsi Jatim, serta Anggota DPR RI dari Komisi VIII pada Jumat (26/1/2018) akhirnya batal. Meski begitu pembinaan tersebut tetap berjalan.

DPRD Jatim Peduli Guru Madrasah

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur (Jatim) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk memberikan suntikan tunjangan bagi guru madrasah yang dikelola swasta. Bahkan pihaknya berharap pemerintah bisa memberi tunjangan fungsional bagi guru yang lebih dari usia 60 tahun.

Ratusan Guru Madrasah Ikuti Sosialisasi JKN-KIS

Ratusan guru perwakilan dari lembaga mulai tingkat Raudlatul Atfal (RA) hingga Madrasah Aliyah (MA), mengikuti kegiatan sosialisasi terwujudnya JKN-KIS yang diselenggarakan di Aula Kantor Kemenag Bojonegoro. Dalam kegiatan itu diprakarsai oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penma) Kemenag Bojonegoro.

8 Kepala Madrasah dan Guru Akan Ikut Seleksi Jatim

Kemenag Bojonegoro akan mengirimkan guru, kepala madrasah dan pengawas madrasah ke titngkat provinsi di 2017, untuk mengikuti seleksi Uji Kompetensi yang dilaksanakan di Jawa Timur.

Kuswiyanto Perjuangkan Tunjangan Profesi Guru Madrasah

Sejak Oktober 2014, Komisi VIII DPR RI secara bersama getol memperjuangkan dan mendesak Kementerian Agama RI dan Dirjen Pendidikan Islam agar mempercepat progress penyelesaian Tunggakan Tunjangan Profesi Guru baik PNS dan Non PNS yang belum atau sudah mendapatkan SK Inpassing pada Madrasah dan PAI Sekolah Umum.

Full Day School Akan Bubarkan Madrasah Diniyah

Keputusan yang dilontarkan oleh menteri pendidikan dan kebudayaan baru Prof. Dr. Muhadjir Effendy tentang Full Day School (FDS) menuai kontroversi dan membuat gaduh di masyarakat. Nantinya kalau gagasan ini diterapkan, selama seharian penuh, siswa akan berada di bangku sekolah. Tujuannya menurut menteri Muhajir Effendy adalah untuk membentuk karakter siswa. Alasan lain, karena ketika siswa pulang lebih dini, pergaulan siswa tidak terkontrol kedua orang tua sibuk bekerja dan baru pulang sore hari. Akibatnya, siswa bebas keluyuran di luar rumah dan akan melakukan banyak perbuatan negatif tanpa ada pengawasan dari orang tua.