Penumpang Masih Sedikit, Jam Keberangkatan Bus Molor
Sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Surabaya tak diperpanjang, bus jurusan Bojonegoro-Surabaya kembali bisa beroprasi.
Sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Surabaya tak diperpanjang, bus jurusan Bojonegoro-Surabaya kembali bisa beroprasi.
Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jatimbalinus mewajibkan pekerjanya mengikuti beberapa proses penapisan kesehatan, mulai dari pengisian formulir health alert, pengecekan suhu tubuh, hingga rapid test.
Dalam upaya menggandeng UMKM agar lebih mandiri dan juga edukasi penggunaan LPG Bright Gas kepada masyarakat, Pertamina meluncurkan program Pinky Movement. Program ini merupakan bagian dari Program Kemitraan yang menyasar kepada para UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), khususnya pengguna LPG 3 KG maupun Bright Gas untuk terus mengembangkan usaha yang dimilikinya.
Trayek Bus yang Beroperasi Pasca Berhenti
Asset 4 General Manager PT Pertamina EP, Agus Amperianto meninjau progress recovery CPP Gundih. Dalam kesempatan tersebut, didampingi manajemen dari Asset 4 lainnya melihat secara langsung progress recovery yang tengah berlangsung. Fokus Recovery CPP Gundih ini ada di 2 bagian utama, yaitu WHRU dan BSRU.
endapatan dari Perusahaan Otobus (PO) yang beroperasi di area Terminal Type A Bojonegoro, mengalami penurunan. Salah satunya dialami PO Bus Rajawali Indah, jurusan Bojonegoro - Surabaya.
Pasca tidak diperpanjangnya Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di Surabaya pada Selasa (9/6/2020) lalu, bus jurusan Bojonegoro-Surabaya yang menuju Terminal Osowilangun dan Terminal Purabaya Bungurasih kembali beroprasi. Meski telah dibuka kembali penumpang masih sepi.
Dua narapidana yang mendapatkan program asimilasi dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakat karena pandemi Covid-19, harus berurusan dengan Polres Bojonegoro. Setelah keduanya melakukan aksi pencurian.
Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur akses jalan desa, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) bekerjasama dengan Pemerintah Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, melaksanakan program pembangunan Infrastruktur Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 1000 meter di desa setempat. Diharapkan TPT ini akan berfungsi menahan tekanan aktif supaya jalan lingkungan desa tetap kokoh dan bisa menanggulangi longsor pengikisan tanah pada badan jalan.
Tekad yang kuat dengan dimbangi usaha dan ketekunan tentu akan berbuah manis.