Pasiren, 25 Tahun Jual Kasur Keliling
Wajah laki-laki 55 tahun, asal Dusun Jeruk, Desa Setiaji, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro itu tampak kusut, setelah berkeliling menjajakan kasur (alas tidur).
Wajah laki-laki 55 tahun, asal Dusun Jeruk, Desa Setiaji, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro itu tampak kusut, setelah berkeliling menjajakan kasur (alas tidur).
Pelaku pembunuhan dan pembuangan bayi di Desa Sembung Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, EA mengakui semua perbuatannya. Sebelum jasad bayi yang dilahirkannya di kandang rumah, wanita berusia 21 tahun tersebut rencananya akan membuang darah dagingnya yang sudah tidak bernyawa itu ke Bengawan Solo.
Siapa yang menyangka kalau EA adalah ibu bayi yang jazad dibuang, yang akhirnya ditemukan oleh neneknya sendiri pada Kamis (19/10/2017) lalu.
Tersangka ibu membuang jazad bayi di Desa Sembung, Kecamatan Kapas, EA sebenarnya bukan asli warga di desa tersebut. Namun, sejak kecil EA memang ikut di rumah Asnarti yang merupakan neneknya.
Terungkapnya perempuan berinisial EA yang membuang Jazad bayi belakang rumah Asminarti sempat membuat Warga Sembung, Kecamatan Kapas geger atas kejadian tersebut.
Polres Bojonegoro akhirnya berhasil mengungkapkan identitas ibu yang membuang jazad bayi di Desa Sembung Kecamaan Kapas, Kabupaten Bojonegoro beberapa waktu lalu. Tersangka berinisial EA (21) warga setempat.
Per 1 September 2017 kemarin pemerintah sudah memberlakukan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras. Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag). Penetapan HET itu tertuang dalam Permendag Nomor 57 Tahun 2017.
Meskipun belum diketahui motif pembuangan bayi yang baru berusia tiga hari di Desa Sembung, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro karena masih diselidiki pihak kepolisian, tetapi ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro meminta masyarakat untuk merencakan kehamilan, agar penelantaran dan pembunuhan bayi tidak ada lagi.
Setelah proses otopsi mayat bayi yang ditemukan di Desa Sembung Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, disimpulkan bahwa bayi tersebut meninggal setelah dilahirkan. Pihak kepolisian masih menyelidiki orang tua bayi yang tega membunuh darah dagingnya itu.
Warga di sekitar masjid Desa Pasinan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (19/10/2017) sore dibuat kaget. Sebab, tiang listrik yang terbuat dari besi roboh dan menimpa bagian depan toko material.