Skip to main content

Category : Tag: Pengadilan


4 Bulan, Ada 928 Janda Baru di Bojonegoro

Berjalan 4 bulan, Pengajuan perceraian di Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro tergolong cukup tinggi, bahkan dari kasus pengajuan cerai itu, sampai bulan April tahun 2020 tercatat ada 928 pasangan suami istri (Pasutri) yang mengajukan diri untuk mengakhiri rumah tangga yang sudah dibinanya.

Menanti Gebrakan IT Kejaksaan (3)

Prioritaskan Vicon Sampai Kejari

Video conference (Vicon) adalah sarana efektif komunikasi pimpinan dengan jajaran di daerah. Di Kejaksaan, Vicon baru bisa menghubungkan Kejagung dengan Kejati. Untuk para Kajari, bila ada Vicon harus "ngumpul" di Kejati. Ini jadi kurang efektif. Saatnya diubah. Vicon harus sampai Kejari. Bisakah?

Pelaku Pencabulan Dibawah Umur Dituntut 6 Tahun Penjara

Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro, menjatuhkan pelaku pencabulan anak dibawah umur dengan pidana 6 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan. Tuntutan itu lebih ringan dibandingkan tuntutan sebelumnya yakni 7 tahun dibui denda Rp500 juta subsider 6 bulan.

Usai Lebaran, Perceraian Malah Tinggi

Momen lebaran Idul Fitri seyogyanya digunakan untuk memeper erat talisiturahmi dengan keluarga. Nyatanya, setelah lebaran banyak terjadi perceraian.

Banyak Cerai Gugat, Suami Jangan Main-main!

Banyaknya cerai gugat (cerai atas permintaan istri), yang ada di Kabupaten Bojonegoro perlu menjadi catatan tersendiri. Sebab, para suami tak bisa sewenang-wenang kepada istri.

Hingga Mei 2018, Dispensasi Nikah Capai 71 Perkara

Permohonan Dispensasi Nikah (Diska) bagi warga yang hendak kawin tapi masih di bawah umur di Kabupaten Bojonegoro masih tinggi. Faktanya, dalam kurun waktu Januari hingga Mei 2018 ada 71 perkara.

Ukur Tingkat Kepuasan Masyarakat, PN Sebar Angket

Mulai tanggal 5 Maret hingga 2 april 2018, Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro, mengadakan survey kepuasan masyarakat untuk mengukur kualitas pelayanan dan capaian peningkatan kinerja aparatur pengadilan.

Sebulan, Ada 5 Kasus Kekerasan Berujung Perceraian

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) masih banyak terjadi di Kabupaten Bojonegoro. Terbukti pada bulan Januari 2018 lalu, ada sebanyak 5 kasus KDRT menjadi penyebab retaknya rumah tangga. Hal itu sesuai data yang ada di Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro.

Selain Faktor Ekonomi, Medsos jadi Penyebab Perceraian

Bagi anda yang sudah berkeluarga dalam menggunakan media sosial (medsos) harap berhati-hati. Sebab, sesuai data yang ada di Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro selain faktor ekonomi, perceraian akibat medsos tergolong tinggi.

Januari 2018, di PA Bojonegoro ada 417 Perkara

Jumlah perkara yang masuk pada bulan Januari 2018 di Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro mencapai 417. Dari jumlah keseluruhan perkara tersebut didominasi perkara cerai gugat.