Mudah Tumbuh dan Bernilai Ekonomis, Warga Selatan Bojonegoro Tanam Porang
Iles-iles atau porang adalah tanaman penghasil umbi yang dapat dimakan, tanaman umbi-umbian ini dari spesies Amorphophallus Muelleri.
Iles-iles atau porang adalah tanaman penghasil umbi yang dapat dimakan, tanaman umbi-umbian ini dari spesies Amorphophallus Muelleri.
Serangan ulat Fall Army Worm (FAW ) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dalam sepekan terakhir terus meluas. Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro khawatir target produksi jagung di Bojonegoro tahun ini tidak tercapai lantaran ribuan hektare lahan jagung diserang ulat FAW. Kembali Dinas Pertanian Bojonegoro meninjau lahan jagung yang rusak laporan dari POPT wilayah Bubulan bersama petugas PT. PETROKIMIA KAYAKU.
Dalam rangka mengoptimalkan produksi dan hasil produksi pertanian, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Pertanian menggelar sosialisasi Program Petani Mandiri (PPM) tahun 2019 yang diselenggarakan di Kecamatan Temayang, Selasa (17/12/2019).
Petani jagung di desa yang ada di Kecamatan Ngambon, Bojonegoro harus pasrah dengan cuaca atau musim yang tidak menentu akhir tahun ini.
Faktor cuaca atau musim penghujan yang belum stabil di Kabupaten Bojonegoro, membuat petani Bojonegoro terpaksa menunda masa tanam. Hal itu, diakui oleh Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro,hingga kini, hampir lahan pertanian belum banyak dijumpai petani yang tengah menanam padi.
Saat ini Dinas Pertanian Bojonegoro sedang menggalakan budidaya tanaman klengkeng lewat program percontohan buah dalam menunjang agrowisata.
Keberadaan sumur bor memang sangat membantu petani kala mengairi sawah, terlebih lagi saat musim kemarau. Dengan manfaat itu, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, berencana membangun sumur bor tahun depan.
Hujan yang mulai datang sejak dua minggu terakhir ini membuat petani sudah tidak sabar untuk bercocok tanam. Mereka sudah mulai beraktifitas untuk menyiapkan lahan persemaian dan juga kepyak (membersihkan rumput dengan cangkul).
Harga jual tembakau terus mengalami penurunan sejak beberapa bulan lalu, bahkan harga jual daun tembakau sebelumnya bisa mencapai Rp3 ribu per kilogramnya. Penurunan harga tersebut ada beberapa sebab, salah satunya saat ini masa petik daun temabakau sudah masuk petik ke lima atau ke enam.