Pilgub Jawa Timur
KPUD Butuh 200 Orang untuk Lipat Surat Suara
Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tinggal satu bulan lagi. Persiapan demi persiapan terus dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro.
Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tinggal satu bulan lagi. Persiapan demi persiapan terus dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro.
Setelah beberapa hari yang lalu surat suara untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) Jawa Timur (pilgub) tiba di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro, saat ini mulai dilakukan pelipatan oleh para pekerja di KPU Bojonegoro.
Dalam agenda kunjungan calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ke Kabupaten Bojonegoro, Senin (28/5/2018) dini hari, untuk menyapa para pedagang dan pembeli di pasar Kota Ledre. Sehingga mantan Menteri Sosial RI itu melihat langsung pasar Kota Bojonegoro perlu didirikan pos kesehatan dan keamanan.
Beberapa pedagang di pasar Kota Bojonegoro mengeluhkan harga yang mengalami kenaikan, saat Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyapa para pedagang di Kota Ledre, Senin (28/5/2018) pagi.
Bagi masyarakat di Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya, nama Abdul Wahid sudah tidak asing lagi. Sebab, ia dua periode menjadi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro mulai 2004-2009 menjadi anggota dan tahun 2009-2014 menjadi wakil ketua, serta pada pemilu pertama di era reformasi tahun 1999 pernah juga mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif DPRD Provinsi Jatim untuk wilayah Bojonegoro, Tuban, Lamongan dan Gresik.
Agar pendistribusian logistik untuk keperluan pada hari pemilihan kepala daerah (pilkada) pada 27 Juni 2018 berjalan lancar, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro telah memetakan tempat yang merupakan daerah terpencil dan sulit dilalui kendaraan.
Bertepatan dengan tahun politik, serta menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro menggelar Sosialisasi Pemilu besama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) setempat.
Persiapan logistik menjelang dilaksanakannya pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 terus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, salah satunya adalah menyiapkan kotak suara.
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro tidak hanya menjaga perbedaan beragama. Namun seluruh tokoh lintas agama di Kota Ledre berkomitmen menjadikan Pilkada Bojonegoro 2018, berlangsung damai dan kondusif.
Mendekati Pilkada Bojonegoro 2018, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro menyerukan moral Pilkada damai. Acara yang diadakan di kantor FKUB jalan Trunojoyo Bojonegoro, Rabu (16/5/2018), yang dihadiri seluruh elemen masyarakat.