Skip to main content

Category : Tag: Pkp


PCNU Bojonegoro

Satgas Pengkaderan PCNU Bojonegoro Mulai Gerak

Guna maningkatkan intensitas pengkaderan Nahdlatul Ulama di Kota Ledre, sebutan lain Kabupaten Bojonegoro, secara masif, Satuan Tugas (Satgas) Pengkaderan PCNU Bojonegoro melakukan rapat koordinasi di Auditorium Gedung Santoso Hardjosuwito Fakultas Syariah dan Adab (FSA) Unugiri.

Pasar Kota Bojonegoro

Hore! Pasar Kota Bojonegoro Dibangun Tahun 2026, Lantai 3 dengan Anggaran Rp80 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro sedang menyiapkan revitalisasi Pasar Kota Bojonegoro yang lebih representatif di 2026 ini. Revitalisasi ini sebagai respon atas perkembangan pasar sebagai pusat ekonomi masyarakat dan ruang tumbuhnya silaturahmi antarwarga. Transformasi ini diharapkan akan menjadi tempat publik yang lebih bersih dan sehat.

RTLH di Bojonegoro

746 Rumah di Kabupaten Bojonegoro Tuntas Direhab Tahun 2025

Pemkab Bojonegoro terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Di 2025, melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Pemkab Bojonegoro telah menuntaskan 746 unit rumah yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.

Berita Foto

Siapkan Pompa untuk Sedot Genangan Air di Kota Bojonegoro

Pompa tersebut terdiri dari delapan unit berkapasitas 50 liter per detik dan satu unit berkapasitas 80 liter per detik. Langkah ini dinilai efektif dalam meminimalisir terjadinya genangan air di sejumlah ruas jalan.

9 Pompa Air Siap Tangani Genangan Air di Kawasan Kota Saat Hujan Deras

Wilayah Kota Bojonegoro masih sering terjadi genangan di sejumlah titik ketika hujan lebat. Guna menangani hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) menyiagakan sembilan unit pompa air, baik portable maupun semi permanen.

Pro-Kontra Penamaan Masjid Wisata Religi Bojonegoro

Perdebatan terkait penamaan Masjid Wisata Religi di Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, kian menghangat. Masjid yang dibangun dengan APBD Bojonegoro senilai Rp140 miliar itu kini menjadi sorotan publik karena muncul dua nama yang berbeda, yakni Masjid An Nahda dan Masjid Samin Baitul Muttaqin, sementara secara administratif pemerintah daerah mengakui belum ada satu pun yang diresmikan.