#TokohBojonegoro (15)
Mengundang KH. Anwar Zahid Harus Antre Tahunan
Kata itu sudah tidak asing lagi dalam 1 dekade ini, yang dipopulerkan oleh dai atau penceramah kondang kawilang asli Kabupaten Bojonegoro, KH. Anwar Zahid dalam ceramahnya.
Kata itu sudah tidak asing lagi dalam 1 dekade ini, yang dipopulerkan oleh dai atau penceramah kondang kawilang asli Kabupaten Bojonegoro, KH. Anwar Zahid dalam ceramahnya.
Berawal dari kecintaannya memasak, Yuvita (25), wanita asal Klangon, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, terbilang cukup sukses dalam menekuni usahanya. Yakni berjualan seblak serta baso aci instan makanan khas bumi parahyangan yang menjadi primadona kuliner kawula muda.
Menua dan akhirnya masuk fase lanjut usia, menjadi siklus alami yang akan dilalui setiap manusia. Di masa senja ini, kegemilangan saat masih muda hanya menjadi cerita. Meski pada umumnya para lansia diurus oleh keluarga yang lebih muda, tidak sedikit yang memilih tinggal secara mandiri dan tak ingin merepotkan orang lain.
Bojonegoro Creative Festival 2019 merupakan ajang kreativitas masyarakat Bojonegoro yang digelar selama dua hari (16-17/10/2019) di Gedung Islamic Center Bojonegoro.
kuliah karena biaya, hal itu tak membuat perempuan cantik satu ini patah semangat
Hampir satu jam perjalanan blokBojonegoro.com menyusuri jalan berpaving dan terik matahari begitu terasa menyengat di badan, ketika hendak menuju Balai Desa Sumberagung, Kecamatan Dander. Sesampainya di tempat tujuan, hampir 3 jam blokBojonegoro.com menunggu, tiba-tiba pria paruh baya menyalami sembari mempersilakan duduk di ruang kerjanya.
Rumah di Jalan KH. Agus Salim nomor 33, Desa Kauman, Kecamatan Kota Bojonegoro, tepatnya sekitar 500 meter barat Masjid Agung Darussalam, siang itu tampak lengang. Terik matahari serta cuaca yang panas, cocok dipakai untuk istirahat tidur siang di dalam rumah.
Cuaca yang tidak begitu mendukung, di tambah lagi aroma bawang merah yang begitu menyengat di hidung, memaksa para tenaga batil (membersihkan bawang merah) menyeka mata berkali-kali dan menahan perih bak orang yang lagi bersedih.
Keinginan membangun Indonesia sudah mantap dilakukan Sugeng Bahagijo, jauh sudah ditunjukkan melalui aktivitas pergerakannya. Kang Sugeng, siap mengawal kebijakan karena sudah berpengalaman teori dan pengalaman.
Kota Lumpia siang ini nampak panas, lalu lalang kendaraan tak akan pernah berhenti dari kesibukan mencari nafkan agar dapur keluarga bisa tetap mengepul membuat hati tenang. Di Jalan Suhadak Raya Kota Semarang, seorang lelaki tengah santai di rumah dan kebetulan hari ini, Kamis (6/12/2018), ia libur dari pekerjaan untuk sementara waktu lantaran beberapa hari lalu tertimpa musibah kecelakaan di jalan, beruntung hanya menderita luka ringan.