Biasa Mangkal di Pasar dan Perempatan, 6 Anak Jalanan Diamankan
Di tengah pandemi corona, sejumlah anak jalanan atau punk masih saja berkeliaran di sekitar pasar atau perempatan Kecamatan Sumberrejo.
Di tengah pandemi corona, sejumlah anak jalanan atau punk masih saja berkeliaran di sekitar pasar atau perempatan Kecamatan Sumberrejo.
Dalam rangka Operasi Kasih Sayang, empat anak punk diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bojonegoro, Selasa (26/3/2019). Empat anak punk tersebut diamankan saat tengah mangkal di trafic Light pertigaan Pasar Krempyeng, Desa Sukorejo, Kecamatan Kota Bojonegoro.
Sejak Selasa (25/9/2018), Debby Intan (16) pergi dari rumahnya yang terletak di RT 01 RW 01, Desa Caruban, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro tanpa sebab pasti, bocah kelas X SMP Kanor itu hingga kini tidak diketahui keberadaannya.
Banyaknya anak Punk tepatnya di perempatan lampu merah Pasar Sumberrejo dinilai sangat meresahkan masyarakat dan pengguna jalan. Karena itu, Satpol PP Bojonegoro bersama aparat gabungan menggelar razia, Rabu (9/5/2018).
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bojonegoro, Selasa (10/4/2018) malam menggelar operasi rutin cipta kondisi yang menyasar beberapa tempat karaoke yang berada di wilayah seputaran Kota Bojonegoro.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bojonegoro kembali melakukan operasi rutin. Dalam operasi itu, Satpol PP menjaring 7 anak punk di dekat Jalan Pondok Pinang, Kota Bojonegoro, Senin (2/4/2018) siang tadi.
Wilda Ardhelia Ritma Diasti (14), pelajar asal Dusun Kalianyar, Desa Sidomukti RT.012/RW. 003, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, dilaporkan telah meninggalkan rumah sejak Kamis (22/02/2018) sekira pukul 14.30 WIB.
Dua anak punk atau anak jalanan asal Kabupaten Lamongan berhasil diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bojonegoro saat melakukan operasi rutin pada Kamis (25/1/2018) saat dua anak punk tersebut mengamen di lampu merah Jalan Ahmad Yani, Kota Bojonegoro.
Keberadaan anak punk yang berkeliaran di wilayah Bojonegoro, memang kerap kali meresahkan masyarakat khusus pengguna jalan. Pasalnya acap kali anak punk meminta uang dengan cara mengamen.
Keberadaan anak jalanan atau anak punk di Bojonegoro, memang kerap meresahkan warga, terlebih lagi para pengguna jalan saat berhenti di traffic Light (Lampu merah). Pasalnya anak punk tersebut biasa mengamen, dan apabila tidak diberi uang terkadang mobil pengguna jalan tak jarang akan dicoret.