Panti Asuhan Manfaatkan Kotoran Sapi Jadi Biogas dan Pupuk
Sapi sebagai salah satu penghasil daging dan susu tentu juga menghasilkan kotoran ternak yang dapat dimanfaatkan menjadi biogas maupun pupuk kompos.
Sapi sebagai salah satu penghasil daging dan susu tentu juga menghasilkan kotoran ternak yang dapat dimanfaatkan menjadi biogas maupun pupuk kompos.
Dinas Pertanian mengklaim ketersediaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Bojonegoro mencukupi untuk kebututuhan para petani, terlebih lagi jelang masa tanam pada musim hujan nanti. Ketersediaan pupuk bersubsidi, dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan petani yang bakal masuk masa tanam.
Penyaluran berbagai jenis pupuk bagi para petani masih terbilang cukup. Bahkan penyaluran pupuk hingga akhir bulan Mei 2019 masih terserap sekitar kurang lebih 25 persen dari kuota pupuk bersubsidi yang telah disediakan oleh Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro.
Di musim tanam ke dua, dengan curah hujan yang tidak menentu menjadi sorotan para petani. Khususnya dalam hal memilih bibit padi yang harus sesuai.
Memasuki musim tanam di wilayah Bojonegoro, ketersediaan pupuk sangat diperlukan oleh para petani, pasalnya pupuk merupakan komponen utama untuk kesuburan tanaman.
Sekarang petani Bojonegoro sudah mulai memasuki Musim Hujan (MH) kususnya yang berpengairan tehnis ataupun sawah tadah hujan. Dasarian II bulan Desember kemarin intensitas hujan sudah sering turun dan deras. Bahkan beberapa tempat hari ini (25/12/2018) sudah ada banyak yang tandur. Tetapi sebagian besar sawah masih berproses di pengolahan tanah.
Hujan yang beberapa kali mengguyur wilayah Bojonegoro bisa dipastikan bahwa masa tanam setelah kemarau akan tiba, tentu kebutuhan akan pupuk para petani meningkat.
Pupuk merupakan salah satu kebutuhan pokok petani untuk kesuburan tanaman, pupuk kimia masih menjadi pilihan utama para petani, sehingga ketersediaan pupuk sepatutnya mencukupi kebutuhan petani.
Pada tahun 2018, ketersediaan pupuk bersubsidi untuk lahan pertanian di wilayah Kecamatan Dander dirasa cukup untuk mencukupi kebutuhan pupuk petani. Oleh karenanya petani tidak perlu khawatir akan adanya kelangkaan pupuk yang terjadi karena pihak Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro telah mencukupi kebutuhan pupuk petani di berbagai wilayah Bojonegoro.
Guna mencukupi kebutuhan pupuk bersubsidi bagi petani Bojonegoro, Dinas Pertanian (Diperta) Bojonegoro mengajukan tambahan pupuk bersubsidi kepada Pemerintah Pusat untuk distribusi tahun 2018 ini.