Langka, Petani di Sekar Kesulitan Mendapatkan Pupuk
Sebagian petani di Kecamatan Sekar berebut mendapatkan pupuk. Sebab, pupuk di daerah setempat mulai langka.
Sebagian petani di Kecamatan Sekar berebut mendapatkan pupuk. Sebab, pupuk di daerah setempat mulai langka.
Dinas pertanian (Disperta) Bojonegoro, mengklaim ketersedian pupuk hingga aman akhir tahun 2017 ini. Hingga kini ketersediaan pupuk sudah terserap kurang lebih hingga 60 persen di berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
Seiring datangnya peralihan musim hujan yang telah beberapa kali mengguyur Kabupaten Bojonegoro terlebih lagi di wilayah Kecamatan Dander, beberapa petani di wilayah kecamatan setempat telah melakukan tanam padi.
Sebagian petani di Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro pada musim penghujan bulan Oktober 2017 ini harus kebingungan. Sebab, mereka saat ini kesulitan mencari pupuk.
Kebutuhan pupuk yang meningkat memasuki masa tanam membuat oknum di Kecamatan Sekar, Kebupaten Bojonegoro memanfaatkan momen dengan menjual pupuk bersubsidi dari Blora yang jelas melanggar hukum.
Kelangkaan pupuk beberapa Minggu ini yang terjadi di Kecamatan Sekar bukan karena tidak ada pupuk, melainkan kios pupuk yang ada di kecamatan setempat dibekukan oleh Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Bojonegoro karena proses administrasi yang ada kurang bisa berjalan dengan baik.
Beberapa minggu terakhir, harga pupuk mengalami kenaikan, hal tersebut juga berdampak pada terjadinya kelangkaan pupuk di pasaran. Khususnya bagi sebagian para petani di Kecamatan Sekar, yang saat ini mulai mengeluhkan susanya untuk mendapatkan pupuk.
Para siswa kelas VIII SMPN 1 Ngasem, memamerkan karya sampah organik berbahan daun kering, dalam acara pengukuhan orang tua asuh bagi masyarakat kurang mampu dan anak putus sekolah Senin, (13/3/2017).
Para petani di Kabupaten Bojonegoro yang menggunakan pupuk kimia harus beralih menggunakan pupuk organik. Pasalnya, ketersediaan pupuk di Kota Ledre dipastikan hanya aman pada musim tanam kedua saja.
Para petani di di Desa Wedi, Kecamatan Kapas, Bojonegoro menyelenggarakan slametan, Minggu (29/1/2017) karena tanaman padi mereka diserang wereng.