KKN PINTAR UNUGIRI 2025
Potong Tumpeng Tandai Pembukaan KKN PINTAR di Desa Tondomulo
Pemotongan tumpeng sebagai tanda pembukaan Kegiatan KKN Pintar Kelompok 29 Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro, Kamis 24/7/2025).
Pemotongan tumpeng sebagai tanda pembukaan Kegiatan KKN Pintar Kelompok 29 Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro, Kamis 24/7/2025).
Secara simbolis, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono memberangkatkan 858 mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) PINTAR 2025 Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI), Selasa (22/7/2025).
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) resmi memberangkatkan 858 mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) PINTAR 2025, Rabu (24/7/2025).
Seleksi wawancara bagi calon penerima Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama 2025, berlangsung sangat ketat. Seleksi tahap ini diikuti lebih dari 3.900 calon awardee, yang telah lolos seleksi akademik dan bakat skolastik dari 13.624 pendaftar.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, hari ini secara resmi memberangkatkan 792 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kolaboratif Universitas Bojonegoro (Unigoro) Tahun 2025.
Setelah terpilih ketua dan terbentuk susunan kepengurusan, Pengurus IKAMI ATTANWIR Cabang Surabaya periode 2025-2026 resmi dilantik.
Pemkab Bojonegoro mengambil langkah konkret untuk memutus rantai kemiskinan melalui program pendidikan. Sebanyak 100 anak dari keluarga miskin ekstrem di Bojonegoro akan segera mendapatkan kesempatan bersekolah gratis setingkat SMA di Sekolah Rakyat (SR) yang akan berlokasi di Kecamatan Dander.
Tragedi kecelakaan laut di Maluku Tenggara menyebabkan dua mahasiswa asal Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) meninggal dunia.
Bagi siswa yang baru lulus tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI)/Sekolah Dasar (SD) dan ingin melanjutkan ke MTs, di Ponpes Attanwir Talun, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro jawabannya.
Di balik bangku kelas Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bojonegoro, seorang siswa kelas 3 bernama Saka Wiratama Adi menyimpan kisah luar biasa. Bocah asal Desa Mulyoagung, Kecamatan Kota Bojonegoro ini telah melanglang buana di dunia catur, tak hanya di level lokal, tapi juga menembus hingga ke tingkat provinsi Jawa Timur.