407 Pelaku UMKM Di Bojonegoro Menerima Manfaat BLT Tahap I
Bantuan stimulus dari Pemerintah di masa pandemi covid-19 terus digulirkan di warga. Salah satunya berupa bantuan langsung tunai (BLT) bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Bantuan stimulus dari Pemerintah di masa pandemi covid-19 terus digulirkan di warga. Salah satunya berupa bantuan langsung tunai (BLT) bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Demi BLT, Pelaku UMKM Rela Berdesakan dan Berebut Mendaftar
emberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan koperasi merupakan langkah yang strategis dalam meningkatkan sekaligus memperkuat dasar kehidupan perekonomian Indonesia.
Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bojonegoro, memadati Kantor Dinas Koperasi dam UMKM dan Koperasi Bojonegoro pada hari terakhir pengajuan dana hibah Jumat (11/9/2020). Mereka mengajukan pendaftaran berharap mendapatkan bantuan hibah dana UMKM sebesar senilai Rp2,4 juta
Hari terakhir pengajuan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II, bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bojonegoro, disambut baik dan antusias masyarakat.
Hari terakhir pengajuan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II, bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bojonegoro, disambut baik dan antusias masyarakat.
Pandemi covid-19 yang mewabah membatasi pergerakan arus modal, barang dan aktifitas warga. Hal tersebut mengakibatkan kinerja sektor ekonomi menjadi terganggu alias tidak bisa berjalan dengan lancar.
BPR Bank Daerah Bojonegoro, kini memberikan fasilitas berubah peminjaman kredit dengan syarat menggunakan SK bagi Kepala maupun Perangkat Desa yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
Pandemi covid 19 yang mewabah, memang sangat berdampak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Bojonegoro, lantaran produknya terus mengalami penurunan. Dengan kondisi itu, sejumlah UMKM yang tergabung dalam Paguyuban Prima Utama turun kejalan guna membagikan sekaligus mempromosikan produk kepada pengendara yang melintas di Bundaran Jetak Kota Bojonegoro, dan membagikan produk ke Panti Asuhan, Rabu (12/8/2020) siang.
Masa pandemi covid 19 yang masih berlangsung seperti ini, banyak pelaku UMKM di Kabupaten Bojonegoro yang terdampak. Omset yang didapat turun saat pandemi Corona.