KKN PINTAR UNUGIRI 2025
Buat Sekolah Sehat yang Anti Bullying
Mahasiswa KKN UNUGIRI 2025 dari Kelompok 02 di Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, terus menggelar program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Mahasiswa KKN UNUGIRI 2025 dari Kelompok 02 di Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, terus menggelar program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Salah satu narasumber Heni Dwi Windarwati pakar kesehatan jiwa dari Universitas Brawijaya menawarkan cara merawat kesehatan mental dengan Digital Detox secara rutin, yang mengajarkan pentingnya membatasi penggunaan perangkat digital demi menjaga kesehatan mental.
Karena kesehatan mental akan menentukan kualitas hidup seseorang. Sebab, data di Dinas Kesehatan Pemkab Bojonegoro tahun 2025 ini, tercatat sebanyak 7 remaja di Kabupaten Bojonegoro melakukan bunuh diri karena mengalami tekanan mental yang berat. Sehingga, perlu kebersamaan untuk melakukan pencegahan.
Dengan langkah tenang dan penuh rasa syukur, Ahmad Farid Utsman, Ketua Prodi PIAUD UNUGIRI, maju ke depan untuk menerima PPIAUD Indonesia Award sebagai “Prodi Teladan Mutu Kategori Penelitianâ€. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan konsistensi dalam mengembangkan budaya riset di lingkungan kampus tak pernah sia-sia.
Berbagai kegiatan positif dan membangun dilakukan mahasiswa KKN UNUGIRI Kelompok 2 yang ada di Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro.
Menuju UNESCO Global Geopark (UGGp), Pemkab Bojonegoro melalui Forum Komunikasi Geopark menggelar diskusi keragaman geologi terpadu untuk geopark berkelanjutan. Acara tersebut dihadiri Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan stakeholder terkait, Rabu (6/8/2025) di Andrawina HOtel Aston Bojonegoro.
Untuk mengurangi sampah di sekolah dan madrasah agar bernilai manfaat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNUGIRI Kelompok 50, menyelenggarakan kegiatan “Rembug Bareng Gerakan Kurangi Sampah Kita (KURASAKI)†Selasa (5/8/25) kemarin, di Balai Desa Sendangharjo, Ngasem, Bojonegoro.
Tampak, foto bersama dengan pengurus baru dengan posisi Menko PMK kelahiran Desa Dologede, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, yang bersahaja membaur di bawah bagian bawah sambil sedikit berjongkok.
Setelah mengikuti pelantikan bersama, Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PC Fatayat NU) Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat dengan menggelar kegiatan Capacity Building.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pengabdian Inovatif Nasional Terintegrasi dengan ASWAJA dan Representasi Kampus Berdampak (KKN PINTAR) Kelompok 2 Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro, melakukan kunjungan ke Peternakan Telur milik Ibu Kepala Desa Sranak, Yayuk Sri Rahayu. Kegiatan ini menjadi salah satu untuk membuka wawasan mahasiswa tentang dunia wirausaha.