17:00 . Hadiri Peluncuran Sifajargoro, Tamu Undangan Patuhi Prokes   |   16:00 . LaNyalla Apresiasi UMKM Kripik Singkong Bertahan Saat Pandemi   |   15:00 . Bantu Pembelajaran Siswa di Masa Pandemi, Disdik Luncurkan Sifajargoro   |   14:00 . Manjakan Lidah dengan Kuliner Tradisional Nuansa Jawa di Kampoeng 7   |   13:00 . BPA Bojonegoro Beri Informasi Asi Ekslusif Ibu-Ibu saat CFD   |   11:00 . RSUD Bojonegoro Dapat APD dari AMSI-EMCL   |   10:00 . Kembalikan Fungsi Trotoar, 29 Kursi Santai di Veteran Dipindahkan   |   09:00 . Bawa Balita, Denwatser Ikut Amankan Konfercab   |   08:00 . Tips Ibadah di Masjid Nyaman Saat Pandemi   |   07:00 . Mencium Bau Kentut Baik untuk Kesehatan   |   06:00 . 306 Pasien di Jatim Sembuh, 289 Kasus Baru   |   05:00 . 6 Orang di Bojonegoro Sembuh, Kasus Baru Tambah 4 Orang   |   23:00 . Festival Krecek Ala Fatayat NU Cengungklung Bojonegoro   |   22:00 . Tingkatkan Ketahanan Pangan Saat Pandemi, Disdik Himbau Sekolah untuk Konsumsi Pangan Lokal   |   21:45 . Arief-Nining Dipercaya Pimpin AMSI Jawa Timur   |  
Sun, 25 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 06 February 2018 13:00

Komisi A Nilai Perbup Usaha Wisata Lambat

Komisi A Nilai Perbup Usaha Wisata Lambat

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Tidak adanya Peraturan Bupati (Perbup) terkait pendirian usaha bidang pariwisata di Bojonegoro, dipertanyakan. Sebab, Kabupaten Bojonegoro kehilangan banyak Pendapatan Asli Daerah (PAD), karena seharusnya pajak pendirian usaha tersebut masuk ke kabupaten.

Komisi A DPRD Bojonegoro menilai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro sangat lamban dalam membuat Perbup terkait pendirian usaha bidang pariwisata di Bojonegoro. Pasalnya, setelah dua tahun dibentuk Peraturan Daerah (Perda) terkait pendirian usaha di bidang pariwisata hingga sampai saat ini belum ada produk turunannya, yaitu Perbub.

"Perda terkait pendirian usaha di Bojonegoro kan sudah disahkan pada Februari 2016 kemarin dan sekarang sudah bulan Februari 2018. Otomatis, sudah berjalan dua tahun tanpa adanya Peraturan Bupati," terang Wakil Komisi A DPRD Bojonegoro, Anam Warsito.

Sehingga, Anam Warsito sangat menyayangkan sekali keterlambatan pembuatan Perbup itu. Selain itu, dirinya juga sangat kaget karena awalnya mengasumsikan ketika Perda sudah dibuat, Perbup juga sudah siap.

"Saya juga kaget kalau Perbupnya tidak ada. Pasalnya, pembuatan Perbup adalah hak dari internal pemerintahan tanpa ada campur tangan dari DPRD," lanjut wakil rakyat asal Desa Wotan, Kecamatan Sumberejo ini.

Kedepannya, Komisi A berencana mengundang Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar), Dinas Perizinan dan Satpol Kabupaten Bojonegoro, untuk membahas masalah ini. Karena seharusnya yang mengirim nota dinas tentang Raperbup adalah bagian dari Disbudpar Bojonegoro.

"Ini harus segera dibuat, sehingga bagi investor yang ingin menanamkan modalnya di Bojonegoro tidak kebingungan. Dan juga para pengusaha membutuhkan suatu kepastian," pungkas Anam Warsito. [din/lis]
 

Tag : perbup, wisata, usaha wisata


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat