07:00 . Awas, Kurang Paparan Lingkungan Hijau Tingkatkan Risiko ADHD pada Anak   |   20:00 . Grebek Pasangan Mesum, Satpol Temukan Alat Kontrasepsi Bekas Pakai   |   19:30 . Banjir Bandang Terjang 4 Desa di Gondang   |   19:00 . TMMD Perkuat Sinergitas Personel TNI dengan Masyarakat   |   18:00 . Reses, Farida Hidayati Sampaikan Kerawanan Pinjam Online   |   17:00 . Sinergitas Pelajar Putri Nahdlatul Ulama dalam Menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045   |   16:00 . PC Fatayat NU Bojonegoro Ikuti Vaksinasi   |   15:00 . Wagub Emil Didampingi Bupati Anna Tinjau Lokasi TMMD di Desa Ngrancang   |   14:00 . Di Tangan Totok, Bonsai Endemik Bojonegoro Jadi Indah dan Berharga Fantatis   |   13:00 . Bupati Bojonegoro: TMMD Mampu Mempercepat Pembangunan di Daerah Terisolir   |   12:00 . Wakil Gubernur Hadiri Pembukaan TMMD di Bojonegoro   |   10:00 . Inovasi, Adaptasi, dan Kolaborasi Membangkitkan Pariwisata Indonesia   |   09:00 . Angka Kesembuhan Nasional Semakin Bertambah Mencapai 1.151.915 Orang   |   08:00 . 17 Hari Bebas COVID-19, Doni Monardo Donor Plasma Konvalesen   |   07:00 . Kaki Sulit Diangkat, Waspadai Gejala Diabetes   |  
Wed, 03 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Bea dan Cukai Targetkan Peredaran Rokok Ilegal di Bawah 10 Persen

blokbojonegoro.com | Tuesday, 13 February 2018 06:00

Bea dan Cukai Targetkan Peredaran Rokok Ilegal di Bawah 10 Persen

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Untuk menekan peredaran rokok ilegal, Bea dan Cukai Kabupaten Bojonegoro targetkan peredaran rokok ilegal pada tahun 2018 di bawah angka 10 persen. Penargetan tersebut dirasa bisa tercapai, lantaran Bea dan Cukai Bojonegoro selalu melakukan patroli di pasar maupun toko-toko kecil.

"Kita selalu melakukan patroli dan pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal, serta memberi arahan kepada penjual agar tidak menjualnya," terang Kasi Bagian Umum, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe Madya Pabean C Bojonegoro, Moh Sjafei.

Pria kelahiran Makasar tersebut juga membeberkan terkait masih adanya penjualan rokok ilegal di Kota Ledre, yang kebanyakan berada di perbatasan Kabupaten Bojonegoro. Akan tetapi, hal tersebut tidak mengurangi semangat dari Beacukai untuk terus mengingatkan terkait rokok ilegal kepada masyarakat.

"Untuk rokok ilegal sendiri meliputi rokok yang tidak ada bandrolnya. Bahkan, juga banyak ditemukan rokok yang ada bandrolnya tetapi tidak ada izinnya (Palsu)," lanjut Sjafei kepada blokBojonegoro.com.

Selain menyasar pasar maupun toko-toko kecil, pihaknya juga memberi wawasan terhadap masyarakat agar tidak menjual belikan pita rokok bekas. Pasalnya, banyak juga ditemukan ditengah-tengah masyarakat yang menjual belikan pita rokok bekas.

"Kita juga bekersa jama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro maupun Tuban, karena kedua Kabupaten tersebut masuk dalam ring yang sama dan juga mendapatkan pemasukan dari beacukai," pungkasnya.[din/lis]

 

Tag : rokok, ilegal


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat