11:00 . Seratusan Santri Lirboyo Asal Bojonegoro Mulai Balik Pondok   |   10:00 . Mayat Wanita Ditemukan Mengapung di Bengawan   |   09:00 . Bolang-baling dan Cakwe Camilan Lezat Khas Negeri Tirai Bambu   |   08:00 . Pasar Buah Banjarejo Mulai Dibongkar   |   07:00 . Demi Manfaat Maksimal, Ini Waktu Terbaik untuk Minum Kopi   |   22:00 . Warga Bojonegoro Terkonfirmasi Positif Bertambah 6 Orang   |   21:00 . Pesan Direktur Utama Pertamina EP pada MWT di PEP Asset 4 Poleng Field   |   20:00 . Banyak SMP Negeri Kurang Pagu, Disdik Data Siswa yang Masuk Swasta   |   18:00 . Pencetakan KIA di Bojonegoro Sudah Capai 50 Persen   |   16:00 . Tunjukkan Kreatifitasmu di Lomba Video Film Pendek   |   15:00 . BPBD Anggarkan Rp425 Juta untuk Droping Air Bersih   |   14:00 . Lomba Foto 9 Tahun bB, ini Syarat dan Ketentuannya   |   13:00 . Masih Dibuka, Yuk Ikuti Lomba 9 Tahun bB   |   12:00 . Kemenag Tunggu Intruksi Pembelajaran dari Kementerian Pusat Jelang TAB   |   11:00 . Pertamina EP Kembali Dinobatkan Best of The Best dalam APQ Awards 2020   |  
Sat, 04 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 07 May 2018 15:00

Segarnya Es Cincau Rp2000 di Kalitidu

Segarnya Es Cincau Rp2000 di Kalitidu

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com -
Suasana yang panas di siang hari, paling nikmat minum yang segar-segar. Salah satunya dengan meneguk es cincau yang ada di barat gapura Kantor Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Cukup merogoh kocek Rp2000 saja, sudah bisa menikmati segelas es cincau segar di tempat tersebut maupun dibungkus.

Jika biasanya cincau warnanya hitam dan dipotong kotak-kotak dan agak susah dinikmati dengan sedotan, cincau di es ini warnanya agak hijau dan lembek. Ketika disedot, pasti langsung lumer di dalam mulut.

"Cincaunya bikinan sendiri, mengolahnya dadakan setiap pagi," ujar penjual es cincau tersebut, Mas Riwu.

Pemilik nama lengkap Wurianto itu menjelaskan, di wilayah Kalitidu cukup mudah untuk mendapatkan daun cincau untuk dibikin sendiri dan dijual dengan es dicampur mutiara, santan dan gula merah.

"Mengolah cincau cukup mudah, sekitar satu jam sudah jadi. Yang lama memasak mutiara. Setiap sore sudah mulai masak," terang pria 31 tahun asal Desa Karangsono, Kecamatan Dander itu.

Sudah sekitar 6 tahun pria yang akrab disapa Mas Riwu itu jualan di pinggir gapura Kecamatan Kalitidu mulai pukul 09.00 hingga paling sore pukul 17.00 WIB. Untuk harganya pun, dia mengaku tidak mau menjual terlalu mahal. Sejak awal berjualan, dia mulai dari harga Rp.1000, kemudian Rp 1500 dan terakhir Rp2000 hingga saat ini.

Salah satu pembeli, Totok mengaku sangat menikmati es cincau itu. Meskipun harganya murah, cukup segar untuk melepaskan dahaga. "Harganya mungkin sama seperti es teh di warung. Minum es cincau ini lebih segar," akunya.  [ito/mu]

Tag : es, cincau, kalitidu


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat