14:00 . Kepo....!! Warga Hitung Roda Truk Jumbo   |   13:00 . Nikah Dini di Bojonegoro Masih Tinggi, Dispensasi Nikah Diperketat   |   12:00 . Mantab, Atlet Bojonegoro Raih 2 Emas di Kejurprov   |   11:00 . Studi Tiru, BUMDes Kalianyar Kunjungi Desa Pujonkidul Malang   |   10:00 . Hingga November, Ada 2.808 Kasus Cerai   |   09:00 . 154 Ban Bawa Alat Jumbo Proyek Gas   |   08:30 . Sampai Baureno, Alat Jumbo JTB Diserbu Warga   |   08:00 . Mau Kerja dan Sekolah, Mampir Foto Dulu   |   07:00 . 3 Minuman yang Perlu Dibatasi Pemberiannya pada Balita   |   06:45 . Kerja Nanti Dulu, Foto Sekarang   |   06:30 . Sampai Baureno, Alat Jumbo JTB Jadi Tontonan   |   06:15 . Foto Bersama Alat Jumbo di Jembatan Timbang   |   06:00 . Alat Gas JTB Jadi Tontonan Warga   |   20:00 . Meningkat, Tahun 2019 Ada 3.223 Perkara di Pengadilan Agama   |   19:00 . EMCL dan Eksekutif-Legislatif   |  
Fri, 06 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 30 July 2018 18:00

Telat Pencairan, DAK Rp11 Miliar Masih 'Ngendon'?

Telat Pencairan, DAK Rp11 Miliar Masih 'Ngendon'?

Kontributor: Apriani

blokBojonegoro.com - Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat di Kabupaten Bojonegoro, saat ini baru pada proses penyaluran atau pencairan Tahap I di Tahun 2018 ke rekening para pelajar. Padahal, penyaluran DAK Pendidikan seharusnya dilaksanakan sebelum pelaksanaan Ujian Nasional 2018. Selain telat, ternyata sekitar Rp11 Miliar DAK Pendidikan belum masuk ke rekening siswa.

Data dari PD BPR Bojonegoro, per tanggal 26/7/2018 DAK Pendidikan yang telah disalurkan ke rekening siswa sebesar Rp33.847.467.500 Se-Kabupaten Bojonegoro dengan jumlah siswa sebanyak 33,439 siswa SMA Sederajat. Padahal seharusnya DAK Pendidikan yang disalurkan kepada siswa sebesar Rp45.040.767.570.

"Kalau diterima siswa sejak Mei 2018, per tanggal tadi masih ada sekitar 11 milyar DAK Pendidikan yang belum masuk ke rekening siswa," jelas Direktur Utama PD BPR  Bojonegoro, Sutarmini.  

Dari penelusuran blokBojonegoro.com Senin, (30/7/2018), penerima DAK akan datang apabila telah menerima undangan dari pihak desa, yang kemudian mereka akan meneruskan untuk meminta surat rekomendasi dari sekolah di mana para pelajar tersebut menempuh pendidikan tingkat SMA Sederajat.

"Sesuai jadwal atau tidak saya tidak tahu, pokoknya kalau sudah dapat undangan dan rekomendasi dari sekolah baru diambil," ujar salah satu pelajar yang lulus di tahun 2018, Siska asal Desa Sumberagung, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.

Hal yang senada juga diungkapkan oleh wali murid yang berasal dari Desa Ngumpakdalem, Ari, pada akhir tahun 2017 lalu anaknya mendapatkan pencairan DAK Pendidikan, dan baru mendapatkan lagi pada bulan Juli 2018.

"Di tahun 2018 baru satu kali ini, sesuai jadwal atau tidaknya kurang tahu. Pernah dengar harusnya kan sebelum Unas kelas XII Tahun 2018, tapi saya berharap bisa tepat waktu karena sangat diperlukan untuk biaya sekolah, terlebih untuk keluarga yang kurang mampu," ujar orang tua dari siswa kelas XI kepada blokBojonegoro.com.  [ani/lis]

 

 

 

 

 


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat